Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
Penyelam Profesional Ungkap Kendala Arus Laut di Pulau Padar Labuan Bajo
Arus laut yang masih kencang menjadi kendala utama dalam upaya pencarian empat wisatawan asal Spanyol yang hilang setelah Kapal Motor (KM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kapal-yang-tenggelam.jpg)
Ringkasan Berita:
- Arus laut yang masih kencang menjadi kendala utama dalam upaya pencarian empat wisatawan asal Spanyol yang hilang setelah Kapal Motor (KM) Putri Sakinah tenggelam di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO- Arus laut yang masih kencang menjadi kendala utama dalam upaya pencarian empat wisatawan asal Spanyol yang hilang setelah Kapal Motor (KM) Putri Sakinah tenggelam di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Ketua Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo (P3Kom), Marcel Betong, mengatakan tim penyelam telah melakukan survei lokasi sejak Sabtu (27/12/2025). Namun, kondisi arus di titik koordinat yang ditentukan belum memungkinkan untuk dilakukan penyelaman.
“Kemarin kami sudah melakukan survei lokasi. Saat tiba di titik koordinat yang disampaikan kapten kapal, arus laut masih sangat kencang sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan penyelaman,” ujar Marcel kepada TribunFlores.com, Minggu (28/12/2025).
Marcel menjelaskan, arus laut saat itu berada dalam fase air naik (rising tide), yang menyebabkan pergerakan air sangat kuat dan berisiko bagi keselamatan penyelam.
Baca juga: SAR Perluas Operasi di Pulau Padar, Empat WNA Spanyol Belum Ditemukan