Berita Manggarai Barat
Polisi Mengajar di SDK 2 Ranggu, Kapolsek Arsilinus Lentar Hapus Stigma “Polisi Menakutkan”
Dalam sesi interaktif, IPTU Arsilinus menyampaikan materi mengenai nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, sejarah l
Penulis: Petrus Chrisantus Gonzales | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kapolsek-Arsilinus-Lentar-Mengajar.jpg)
Ringkasan Berita:
- IPTU Arsilinus Lentar mengajar nilai Pancasila, sejarah lokal, serta etika dan disiplin berlalu lintas, sambil menghapus stigma “polisi menakutkan” bagi siswa.
- Kapolsek membagikan paket alat tulis kepada 82 siswa untuk mendukung proses belajar mengajar.
- Program ini mempererat hubungan polisi dengan generasi muda di Manggarai Barat dan membangun fondasi keamanan dan ketertiban masyarakat dari sekolah.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO – Kapolsek Kuwus, IPTU Arsilinus Lentar, hadir di SDK 2 Ranggu, Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Baray, Kabupaten Manggarai Barat, dalam program Polisi Mengajar, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan mendekatkan polisi dengan siswa sekaligus membangun karakter generasi muda.
Dalam sesi interaktif, IPTU Arsilinus menyampaikan materi mengenai nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, sejarah lokal Manggarai Barat, hingga edukasi dasar berlalu lintas dan pengenalan rambu-rambu jalan.
Ia juga berusaha meruntuhkan stigma “polisi menakutkan” yang masih melekat di benak sebagian anak-anak.
Baca juga: Wisata Kuliner Labuan Bajo: Ikan Kuah Asam Lapak Mama Mawar Jadi Primadona
“Kami ingin adik-adik memahami bahwa polisi adalah sahabat anak. Jangan takut dengan polisi, karena tugas kami adalah mengayomi dan melindungi masyarakat, termasuk kalian semua,” ujar Arsilinus.
Selain edukasi, program ini juga menekankan pentingnya karakter dan etika. Arsilinus menegaskan bahwa prestasi akademik harus dibarengi adab dan menghormati guru, orang tua, serta masyarakat.
Kapolsek Bagikan Paket Alat Tulis
Sebagai bentuk kepedulian konkret, Kapolsek juga membagikan paket alat tulis kepada 82 siswa-siswi SDK 2 Ranggu, untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Kepala sekolah, Rio Bintara, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran polisi. Menurutnya, kegiatan ini memberi warna baru bagi psikologis siswa sekaligus motivasi bagi mereka untuk belajar lebih giat.
Ia juga berterimakasih kepada IPTU Arsilinus yang telah berkontribusi bagi proses pendidikan anak-anak di sekolahnya.
Untuk diketahui, program Polisi Mengajar diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda di pelosok NTT, serta membangun fondasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dari bangku sekolah.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam Desa Tukuneno Belu NTT |
|
|---|
| Diduga Mabuk, Puluhan Pemuda di Labuan Bajo Terlibat Tawuran, Polisi Turun Tangan |
|
|---|
| Polisi Tangkap 12 Orang Terkait Kasus di Tambrauw: Ada ASN hingga Kepala Kampung |
|
|---|
| Semua Kepala Desa di Adonara Timur Cari Solusi Damai Konflik Narasosina-Bele, Polisi: Kami Apresiasi |
|
|---|