Berita Manggarai Timur
Badai Rob Terjang Pota Manggarai Timur, Babinsa Elar Turun Bantu Warga
Menanggapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 1612-04/Elar, Pratu Kristoforus, turun langsung ke lokasi untuk membantu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Babinsa-Elar-di-Pota-Atasi-Gelombang-Rob.jpg)
Ringkasan Berita:
- Banjir laut di wilayah pesisir akibat pasang tinggi dan cuaca ekstrem.
- Rumah, jalan, dan fasilitas umum tergenang; aktivitas warga terganggu.
- Gotong royong warga dan aparat, tanggul, serta peringatan dini untuk meminimalkan kerugian.
TRIBUNFLORES.COM, BORONG – Banjir akibat badai rob melanda wilayah pesisir Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, pada Senin, 23 Maret 2026.
Peristiwa ini menyebabkan sejumlah rumah warga di Kampung Pasir Timur terendam air laut yang meluap hingga membawa lumpur dan material ke permukiman.
Menanggapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 1612-04/Elar, Pratu Kristoforus, turun langsung ke lokasi untuk membantu warga membersihkan sisa-sisa banjir.
Bersama masyarakat, ia bergotong royong membersihkan lumpur, kayu, serta sampah yang terbawa arus laut.
Baca juga: Pasien Meninggal Saat Lewati Jalan Rusak di Manggarai Timur, Ini Penjelasan Camat Lamba Leda Timur
Pratu Kristoforus menegaskan, kehadirannya merupakan bagian dari tugas sebagai aparat kewilayahan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Ia berharap melalui kerja sama tersebut, kondisi lingkungan dapat segera pulih dan warga bisa kembali beraktivitas normal.
Apresiasi Kehadiran TNI
Salah satu warga terdampak, Yusuf, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa dan warga lainnya.
Menurutnya, proses pembersihan menjadi lebih cepat dan ringan berkat kebersamaan tersebut.
Aksi gotong royong ini tidak hanya mempercepat pemulihan pascabanjir, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di wilayah pesisir.
Untuk diketahui, rob adalah banjir yang terjadi di wilayah pesisir ketika air laut pasang naik hingga meluap ke daratan.
Kejadian ini biasanya dipicu oleh kombinasi pasang surut laut dan angin kencang yang mendorong air laut lebih jauh ke daratan.
Wilayah rendah atau landai di pesisir lebih rentan mengalami rob, dan kondisi ini bisa diperparah oleh penurunan tanah atau abrasi pantai.
Dampak dari badai rob antara lain rumah dan permukiman tergenang, jalan dan fasilitas umum terdampak, serta aktivitas warga sehari-hari terganggu.
Penanganannya biasanya melibatkan gotong royong warga dan aparat setempat untuk membersihkan sisa banjir, sementara upaya pencegahan meliputi pembuatan tanggul dan sistem peringatan dini.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Polisi Ungkap Kronologi Penyuluh KB Manggarai Tewas Tertimpa Pohon di Bealaing, Manggarai Timur |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon di Jalur Ruteng–Borong Manggarai Timur |
|
|---|
| Pasien Meninggal Saat Lewati Jalan Rusak di Manggarai Timur, Ini Penjelasan Camat Lamba Leda Timur |
|
|---|
| Banjir Rob Terjang Pota Manggarai Timur, Dua Rumah Rusak Parah |
|
|---|
| Pemukiman Penduduk Desa Satar Padut Manggarai Timur Terancam Gerusan Abrasi Sungai |
|
|---|