Berita Manggarai
Hujan Lebat, SPBU Langkas Terbakar Usai Disambar Petir, Petugas Berhasil Padamkan Api
-Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Langkas, Desa Pong Urung, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai terbakar karena disambar petir.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/SPBU-Terbakar-Pertamina.jpg)
Ringkasan Berita:
- Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Langkas, Desa Pong Urung, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai terbakar karena disambar petir.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG---Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Langkas, Desa Pong Urung, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai terbakar karena disambar petir.
Pengawas SPBU Langkas, Kanisius Kanja, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu 26 November 2025 malam menerangkan, kejadian terbakar sekitar pukul 13.30 Wita siang tadi.
Kejadian terbakar, kata Kanisius disebabkan karena tersambar petir. Saat itu terjadi hujan lebat disertai dengan petir.
Kanisius menerangkan, petir menyambar di genset hingga menyebabkan kebakaran terjadi di selang nozzle untuk pengisian. Melihat ada kebakaran di selang, petugas langsung bergerak cepat memadamkan api menggunakan alat pemadaman api ringan (APAR).
Baca juga: Disambar Petir, Pelayanan BBM di SPBU Langkas Ruteng Manggarai Sementara Dihentikan
Dikatakan Kanisius, api pun berhasil dipadamkan. Sehingga kata dia, yang terbakar hanya nozzle dan sebagian tombol angka juga ikut terbakar.
Dalam peristiwa ini, kata Kanisius tidak ada korban jiwa, semua karyawan selamat dari peristiwa tersebut. (rob)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Disambar Petir, Pelayanan BBM di SPBU Langkas Ruteng Manggarai Sementara Dihentikan |
|
|---|
| Bupati Ende Tinjau Keindahan Alam Terpencil dan Serukan Gerakan Bersihkan Wilayah dari Praktik Kotor |
|
|---|
| Bupati Ende Canangkan Komitmen Transparansi dan Etos "Kerja, Kerja, Kerja" |
|
|---|
| PNBP Imigrasi Labuan Bajo Manggarai Barat Capai Rp 9 M Sejak Januari Sampai November 2025 |
|
|---|