Rabu, 10 Juni 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Mahasiswa Unika Ruteng: Budaya Membaca Perlu Ditingkatkan di Kalangan Anak Muda

Anak muda adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan arah pembangunan di masa depan. Oleh karena

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Mahasiswa Unika Ruteng: Budaya Membaca Perlu Ditingkatkan di Kalangan Anak Muda
Tribunnews.com
Hesinlius Panggar, Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Budaya membaca membantu meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kemampuan berpikir kritis anak muda.
  • Minat baca masih rendah karena banyak anak muda lebih memilih media sosial dan hiburan digital.
  • Dukungan keluarga, sekolah, dan pemerintah penting untuk menumbuhkan generasi yang cerdas dan berkarakter.
 

Oleh: Hesinlius Panggar, Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Budaya membaca merupakan salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui membaca, seseorang dapat memperoleh pengetahuan, memperluas wawasan, serta melatih kemampuan berpikir kritis. Namun, di era perkembangan teknologi saat ini, minat membaca di kalangan anak muda masih menjadi tantangan. 

Banyak waktu yang justru dihabiskan untuk bermain media sosial, menonton video singkat, atau hiburan lainnya dibandingkan membaca buku maupun artikel yang bermanfaat.

Anak muda adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan arah pembangunan di masa depan. Oleh karena itu, mereka membutuhkan pengetahuan yang luas agar mampu bersaing dan menghadapi perubahan zaman. 

Pengetahuan tersebut tidak hanya diperoleh dari pendidikan formal di sekolah atau perguruan tinggi, tetapi juga dari kebiasaan membaca secara mandiri. Seseorang yang rajin membaca biasanya lebih mudah memahami berbagai persoalan dan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik.

 

Baca juga: Mahasiswa Unika Ruteng: Obesitas Jadi Tantangan Kesehatan Serius yang Perlu Perhatian Bersama

 

 

Salah satu penyebab rendahnya budaya membaca adalah anggapan bahwa membaca merupakan kegiatan yang membosankan. Padahal, saat ini bahan bacaan sangat beragam, mulai dari buku, artikel ilmiah, cerita inspiratif, hingga media digital yang dapat diakses melalui telepon genggam. Kemudahan akses tersebut seharusnya menjadi peluang untuk meningkatkan minat membaca, bukan hanya untuk menikmati hiburan.

Lingkungan juga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan membaca. Keluarga dapat memberikan contoh dengan menyediakan bahan bacaan dan meluangkan waktu untuk membaca bersama. 

Sekolah dan perguruan tinggi juga perlu menciptakan program yang mendorong siswa dan mahasiswa gemar membaca, seperti kegiatan literasi, diskusi buku, atau lomba menulis. Dengan demikian, membaca tidak lagi dianggap sebagai kewajiban, tetapi menjadi kebiasaan yang menyenangkan.

Selain itu, pemerintah dan masyarakat dapat mendukung melalui penyediaan perpustakaan yang nyaman, koleksi buku yang berkualitas, serta kegiatan literasi di berbagai daerah. Di era digital, kampanye membaca juga dapat dilakukan melalui media sosial sehingga lebih dekat dengan kehidupan anak muda. Ketika tokoh masyarakat, guru, dan mahasiswa aktif mempromosikan budaya membaca, pengaruh positifnya dapat menjangkau lebih banyak orang.

Budaya membaca memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan pribadi maupun kemajuan bangsa. Anak muda yang gemar membaca akan lebih mudah mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir, dan rasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Mereka juga akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Oleh karena itu, budaya membaca perlu terus ditingkatkan di kalangan anak muda. Kebiasaan ini tidak dapat terbentuk dalam waktu singkat, tetapi harus dibangun secara konsisten melalui dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, dan kesadaran dari diri sendiri. 

Dengan meningkatnya budaya membaca, diharapkan lahir generasi yang cerdas, kritis, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Indonesia.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved