Angin Kencang di Manggarai Timur
Rumah Gendang dan Satu Rumah Warga di Benteng, Manggarai Rusak Diterpa Angin Kencang
“Akibat hujan deras dan angin kencang, beberapa rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, termasuk Rumah Adat Gendang
Penulis: Robert Ropo | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pemerintah-Desa-Benteng.jpg)
Ringkasan Berita:
- Hujan deras dan angin kencang di Manggarai mengakibatkan Rumah Adat Gendang Redong dan satu rumah warga di Dusun Langkas rusak, terutama atap dan beberapa bagian kayu.
- Tim BPBD Kabupaten Manggarai bersama Pemerintah Desa Benteng Tubi meninjau lokasi, melakukan pendataan awal, dan menilai tingkat kerusakan sebagai dasar penentuan bantuan.
- Bantuan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan anggaran yang tersedia. Warga berharap perhatian pemerintah karena banyak penghuni lansia.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Manggarai beberapa pekan terakhir mengakibatkan kerusakan pada 1 unit Rumah Adat Gendang Redong dan 1 rumah warga.
Sekretaris Desa Benteng Tubi, Agustinus Ganggar, menjelaskan bahwa kerusakan ini terjadi akibat curah hujan tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah itu selama kurang lebih dua minggu terakhir, sejak awal hingga pertengahan Maret 2026.
“Akibat hujan deras dan angin kencang, beberapa rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, termasuk Rumah Adat Gendang Redong dan rumah warga di Dusun Langkas,” ujar Agustinus.
Rumah Adat Gendang Redong dihuni oleh delapan kepala keluarga, sementara rumah warga di Dusun Langkas berukuran sekitar 7 x 9 meter dihuni oleh empat kepala keluarga. Kedua bangunan terbuat dari kayu dan sudah berusia sekitar 40 tahun, sehingga kondisinya kini tidak layak huni.
Baca juga: PLN Tuntaskan Ganti Kerugian 503 Bidang Tanah untuk Proyek PLTP Ulumbu 5–6 di Manggarai
Selain faktor usia bangunan, rumah warga juga dihuni mayoritas oleh lansia. “Kami berharap keluarga yang tinggal di rumah ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Manggarai karena kondisi rumahnya sudah tidak layak huni,” tambah Agustinus.
Desa Benteng Tubi selama ini berupaya membantu masyarakat melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang diberikan kepada warga yang memang tidak layak huni dan memiliki kesiapan material dasar untuk membangun rumah baru.
BPBD Turun Tinjau
Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meninjau langsung lokasi rumah yang rusak di Dusun Redong dan Dusun Langkas. Peninjauan ini dilakukan bersama perangkat Desa Benteng Tubi untuk melihat kondisi bangunan terdampak serta melakukan pendataan awal.
Berdasarkan hasil peninjauan, kerusakan yang dialami berupa atap seng yang rusak dan beberapa bagian kayu bangunan yang rusak akibat terpaan angin kencang.
Tim BPBD akan melakukan pendataan lebih lanjut sebagai dasar koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menentukan langkah penanganan dan bantuan bagi warga terdampak.
Kepala BPBD Kabupaten Manggarai, Stefanus Tawar, mengatakan bahwa bantuan akan dikaji terlebih dahulu tergantung tingkat kerusakan masing-masing rumah serta anggaran yang tersedia. “Tergantung anggaran, nanti kami kaji terlebih dahulu,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News