Unika Santu Paulus Ruteng
UKM Literasi Unika Santu Paulus Ruteng Seminar Ilmiah Peran Bahasa dan Sastra
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Literasi Sastra Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng menggelar seminar ilmiah siswa di kampus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Gedung-Kampus-Unika-Ruteng.jpg)
“Sebuah bahasa menjadi kaya karena kekuatan penulis atau pembicara di media peradaban,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa fungsi bahasa di era digital tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana ekspresi diri, komunikasi sosial, integrasi dan adaptasi sosial, serta kontrol sosial.
Sebelum sesi diskusi dimulai, salah satu anggota UKM Literasi Sastra membacakan puisi yang menambah suasana seminar menjadi lebih hidup dan bermakna.
Setelah itu, MC membuka sesi tanya jawab dengan tiga penanya. Pertanyaan pertama membahas perkembangan bahasa dari zaman dahulu hingga sekarang dalam era digital.
Pertanyaan kedua menyinggung masyarakat lokal yang mulai kurang memahami bahasa daerahnya karena lebih sering menggunakan bahasa Indonesia. Sementara pertanyaan ketiga mengangkat fenomena masyarakat di Wae Rebo yang kerap menggunakan bahasa asing dibandingkan bahasa daerah atau bahasa Indonesia.
Sesi diskusi berlangsung aktif dan penuh perhatian. Para pemateri memberikan tanggapan yang mendorong peserta untuk lebih bijak dalam menggunakan bahasa di tengah arus globalisasi dan teknologi digital.
Diskusi tersebut juga memperlihatkan bahwa persoalan bahasa bukan hanya soal tata bahasa, tetapi juga berkaitan dengan identitas, budaya, dan tanggung jawab generasi muda dalam menjaga warisan bangsa.
Sebagai penutup, panitia UKM Literasi Sastra mengadakan game puisi berantaiyang dibagi ke dalam dua kelompok dari prodi PBSI dan PGSD. Kegiatan ini disambut dengan antusias, semangat, dan kegembiraan oleh para peserta. Suasana seminar menjadi lebih akrab, kreatif, dan edukatif hingga akhir acara.
Dalam penutupan kegiatan seminar, MC menyampaikan pesan yang kuat bagi seluruh peserta, yakni: “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing.”
Pesan tersebut menjadi penegas bahwa generasi muda perlu memiliki keseimbangan dalam berbahasa, yaitu bangga menggunakan bahasa Indonesia, menjaga kelestarian bahasa daerah, dan tetap menguasai bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Seminar ilmiah ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya bahasa dan sastra Indonesia, terutama di tengah perkembangan era digital yang semakin cepat dan dinamis.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Renungan Harian Katolik Senin 11 Mei 2026, Roh Kebenaran yang Menyertai dan Menguatkan |
|
|---|
| Injil Katolik Misa Senin 11 Mei 2026 Lengkap Mazmur Tanggapan |
|
|---|
| Bacaan-bacaan Liturgi Senin 11 Mei 2026, Pesta St Ignatius Peis dari Lakoni |
|
|---|
| Sosok dan Prestasi Fransiska Orien Hieng, Lulusan Terbaik Unipa Maumere dengan IPK 3,98 |
|
|---|