Imam Katolik Meninggal
Riwayat Hidup Pater Andreas Tefa Sa’u, SVD, Imam dan Pendidik yang Setia hingga Akhir
Ia bersekolah pada SDK Nibaaf dari tahun 1962 hingga 1968, kemudian melanjutkan ke SMP Noemuti
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Foto-Pater-Andreas-Tefa-Sau.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Pada hari Senin sore, tanggal 15 Desember 2025 datang berita yang sangat mengejutkan dari Pater Rektor Seminari Tinggi Santo. Paulus Ledalero bahwa P. Andreas Tefa Sa’u, SVD telah meninggal dunia. Disampaikan bahwa sekitar pukul 01.45 sore ia dihantar ke rumah sakit karena mengalami gangguan pada jantungnya. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit P. Andreas menghembuskan nafasnya yang terakhir.
P. Andreas Tefa Sa’u, anak dari pasangan Noas Sau dan Agatha Laka Faot, dilahirkan di Nibaaf – Timor Tengah Utara pada 16 Juni 1955 dan baru dipermandikan di Noemuti pada 27 September 1957.
Ia bersekolah pada SDK Nibaaf dari tahun 1962 hingga 1968, kemudian melanjutkan ke SMP Noemuti dari tahun 1969 s/d 1972. Tamat dari SMP Noemuti ia membantu orang tuanya selama dua tahun. Baru pada tahun 1975 ia melamar masuk SMA Seminari Menengah Lalian yang ia selesaikan dalam tahun 1979.
Karena bercita-cita menjadi biarawan misionaris, Andreas pun melamar masuk SVD, dan diterima pada 1 Agustus 1979 untuk menjalani masa Novisiat selama dua tahun dari tahun 1979 – 1981 di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero. Pada 1 Agustus 1981 ia mengikrarkan kaul-kaulnya untuk pertama kali dalam SVD.
Baca juga: Pater Andreas Tefa Sau SVD Meninggal Dunia, Ledalero Berduka
Studi Filsafat pada STFK Ledalero yang sudah ia mulai dalam tahun 1980, pada tahun kedua masa novisiatnya, ia selesaikan dalam tahun 1984. Ia pun ditetapkan untuk menjalankan Tahun Orientasi Pastoral (TOP) selama satu tahun di Paroki Boawae.
Kembali dari TOP pada tahun 1985, Fr. Andreas bersama dua temannya yang lain, yaitu Fr. Rufinus Wuwur dan Fr. Amatus Woi ditetapkan untuk melanjutkan formasi dasar dan studi Theologi di Sankt Gabriel, Moedling, Austria.
Pada tgl. 20 Agustus 1985 ketiganya dipindahkan oleh Pater Superior General dari Provinsi SVD Ende ke Provinsi SVD Austria.
Pada masa-masa awal kehadiran mereka di Sankt Gabriel, mereka didampingi oleh P. Nicolaus Apeldoorn, mantan misionaris Flores dan mantan Regional SVD Ende, yang pada waktu itu sudah berpindah kembali ke Belanda.
Sesudah selama satu tahun belajar bahasa Jerman ketiganya pun memulai studi Theologi di Sankt Gabriel. Kelihatan studi mereka berjalan lancar-lancar saja. Dalam bulan Mei 1988 ketiganya diterima untuk mengikrarkan kaul-kaulnya untuk kekal. Kemudian pada 30 Juli 1988 ketiganya diberi penempatan pertama.
P. Andreas diberi penempatan sementara selama dua tahun di Proivnsi Austria, dan sesudahnya melanjutkan studi untuk Indonesia; P. Rufinus Wuwur mendapat penempatan sementara selama dua tahun di Provinsi Jerman Utara, dan sesudah itu melanjutkan studi untuk Indonesia dan P. Amatus Woi ditempatkan sementara selama dua tahun di Provinsi Jerman Utara, dan sesudahnya melanjutkan studi untuk Indonesia.
Pada tanggal. 28 Agustus 1988 ketiganya mengikrarkan kaul-kaulnya untuk kekal, dan pada 27 Mei 1989 ketiganya ditahbiskan menjadi imam di Sankt Gabriel. Provinsial SVD Ende yang juga diundang untuk menghadiri tahbisan mereka, mengutus P. Yosef Suban Hayon dan P. Guido Tisera – keduanya mantan Prefek mereka yang sedang studi di Roma. Pater General lalu menambah lagi satu utusan, P. Alex Beding, yang pada waktu itu bertugas di Roma untuk menerjemahkan dokumen Serikat ke dalam bahasa Indonesia.
Sesuai penempatan sementara yang ia terima, P. Andreas pun bekerja selama dua tahun di Provinsi Austria. Pada tahun pertama ia terlibat dalam kerasulan kaum muda dan pada tahun kedua ia ditempatkan pada satu paroki di kota Dornbirn. Pada akhir 1991 ia mengakhiri masa tugasnya di kota Dornbirn dan kembali ke Wina untuk menggantikan P. Herman Kaiser sebagai pembina Umat Katolik Indonesia di kota Wina.
| Pater Andreas Tefa Sa'u SVD Meninggal Dunia, Ledalero Berduka |
|
|---|
| Ledalero Berduka, Bruder Valentinus Halim SVD Meninggal Dunia |
|
|---|
| Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, Tim UNIPA dan IFTK Ledalero Luncurkan Website |
|
|---|
| Uskup Agung Ende Tahbis 14 Frater SVD Jadi Diakon di Seminari Tinggi Ledalero Maumere |
|
|---|
| Jadwal Misa Natal 2024 di Kapela Agung St Paulus Ledalero Maumere |
|
|---|