Minggu, 31 Mei 2026

Universitas Nusa Nipa

PkM Unipa Perkuat Manajemen Keuangan Keluarga Nelayan dan Serahkan Pisau Tuna Higienis

Kegiatan ini difokuskan pada pendidikan, pelatihan, dan pendampingan manajemen keuangan keluarga

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto PkM Unipa Perkuat Manajemen Keuangan Keluarga Nelayan dan Serahkan Pisau Tuna Higienis
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/HO-UNIPA
FOTO - Penyerahan Pisau Victorinox. Universitas Nusa Nipa melalui tim dosen lintas program studi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Kelompok Usaha Bersama Nelayan Raja Tuna di Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Universitas Nusa Nipa melalui tim dosen lintas program studi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Kelompok Usaha Bersama Nelayan Raja Tuna di Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Kegiatan ini difokuskan pada pendidikan, pelatihan, dan pendampingan manajemen keuangan keluarga serta pengadaan dan penyerahan alat produksi berupa pisau potong tuna Victorinox sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung peningkatan kualitas dan nilai jual hasil tangkapan nelayan.

Kegiatan PkM ini dilatarbelakangi oleh dua persoalan utama yang dihadapi kelompok nelayan Raja Tuna yakni rendahnya literasi dan tata kelola keuangan keluarga nelayan.

Serta, penggunaan alat potong tuna yang sudah usang, berkarat dan tidak higienis sehingga menyebabkan pemborosan hasil ikan dan menurunkan kualitas produk.

 

Baca juga: Tim PKM Unipa Bekali Siswa SMAS Bhaktyarsa Maumere dengan Kelas Basic Konseling Pastoral

 

 

Pendidikan, Pelatihan, dan Manajemen Keuangan Keluarga

Tahap pertama kegiatan PkM diawali dengan pendidikan literasi keuangan keluarga yang diikuti oleh 13 orang anggota kelompok nelayan bersama para istri. Materi pendidikan meliputi pemahaman dasar tentang perencanaan keuangan keluarga, pengenalan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, investasi sederhana, serta pemahaman mengenai utang produktif dan konsumtif.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan manajemen keuangan keluarga berbasis praktik, di mana peserta dilatih untuk menghitung pendapatan keluarga, menyusun anggaran rumah tangga, mencatat pemasukan dan pengeluaran harian, serta menghitung surplus dan defisit keuangan. 

Peserta juga diperkenalkan dengan penyusunan laporan keuangan sederhana seperti laporan laba rugi keluarga, arus kas, dan posisi aset serta kewajiban.

Sebagai bagian penting dari program, tim PkM juga melaksanakan pendampingan manajemen keuangan keluarga. Pendampingan dilakukan secara langsung untuk memastikan peserta mampu menerapkan materi yang telah diberikan dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam pendampingan ini, tim membantu peserta memperbaiki pencatatan keuangan, menyesuaikan anggaran dengan kondisi pendapatan nelayan yang fluktuatif, serta membimbing pengambilan keputusan terkait tabungan dan pengelolaan utang.

Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta. Nilai rata-rata post-test meningkat dari kategori kurang memahami menjadi memahami. Peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mencatat transaksi keuangan, menghitung surplus dan defisit, serta merencanakan tabungan dan tujuan keuangan keluarga.

 

Kegiatan pendidikan, dan pelatihan Tim PkM Unipa bersama Kelompok Usaha Bersama Nelayan Raja Tuna di Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan pendidikan, dan pelatihan Tim PkM Unipa bersama Kelompok Usaha Bersama Nelayan Raja Tuna di Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/HO-UNIPA)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved