Universita Nusa Nipa
Transformasi Karyawan Melalui OJT: Kompetensi, Integritas, dan Kepemimpinan
Materi OJT KSP. Kopdit Obor Mas disusun dalam jadwal pada dasarnya dirancang secara bertahap dan sistematis untuk membangun kapasitas karyawan baru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/DOSEN-UNIVERSITAS-NUSA-NIPA-DI-SIKKA-NTT.jpg)
Penelitian Aurelia et al (2022)dan Trinawati et al (2024) menunjukkan bahwa kemampuan mengendalikan diri, sikap profesional, serta kesadaran untuk mencegah fraud memegang peranan penting dalam meningkatkan kemampuan organisasi untuk mendeteksi serta mencegah tindakan fraud.
Materi OJT tentang pencegahan fraud ditekankan pada etika dan moral, bukan hanya hukum. Fraud terjadi karena penyimpangan dari nilai kebaikan, sehingga harus dicegah dengan membangun karakter. Nilai utama pencegahan fraud meliputi kejujuran, integritas, tanggung jawab, disiplin, kewajaran, dan keterbukaan.
Hal ini menjadi kunci, karena fraud dimulai dari hal kecil. Intinya, pencegahan fraud dimulai dari diri sendiri: membangun karakter, mengendalikan diri, dan memilih untuk tetap berbuat benar. Ini didukung dengan Niat Anti-Fraud,Ingat dan Komitmen Integritas, serta berakar pada Nurani yang memiliki kesadaran jasmani (physical consciousness), mental (mental consciousness), rohani (spiritual consciousness) maupun kosmik (cosmic consciousness),
Etika Anti-Fraud sangat penting dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pelatihan kerja di lapangan, bukan hanya sekedar mengikuti aturan, tetapi juga tentang memahami dan menghargai nilai-nilai baik yang menjadi dasar dalam setiap keputusan kerja.
Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Masa Depan
Sebagai lembaga yang dibangun atas dasar kepercayaan, koperasi membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab moral. Jika kepercayaan anggota rusak akibat fraud, maka dampaknya tidak hanya finansial, tetapi juga sosial dan kelembagaan.
OJT yang dilakukan juga menanamkan dimensi tanggung jawab spiritual sebagai penguat karakter. Kesadaran bahwa setiap tindakan dipertanggungjawabkan tidak hanya secara hukum, tetapi juga kepada Tuhan, menjadikan karyawan lebih kuat dalam menghadapi tekanan, kesempatan, dan rasionalisas.
Karyawan yang memiliki kesadaran spiritual akan memiliki “radar moral” yang kuat untuk membedakan mana yang benar dan yang salah, serta peka terhadap nilai-nilai kebenaran. Dengan demikian OJT dengan Tema “Youth Today, Leader Tomorrow” menegaskan bahwa kepemimpinan adalah proses pembentukan diri. Pemimpin masa depan adalah mereka yang berani berkata tidak terhadap fraud, menjunjung tinggi kejujuran meskipun tidak diawasi, serta mengutamakan pelayanan di atas kepentingan pribadi.
Melalui OJT ini, karyawan KSP. Kopdit Obor Mas tidak hanya belajar prosedur kerja, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang matang secara emosional dan moral, mampu mengendalikan diri, serta tidak tergoda oleh kepentingan sesaat.
Dengan demikian, OJT tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga transformasi karakter. Komitmen integritas yang dibangun sejak awal akan menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan dan kepercayaan terhadap KSP Kopdit Obor Mas di masa depan.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Â
Â