Berita Ngada
Layanan Air Bersih di Ngada Baru 40 Persen, Masih Jauh dari Standar Nasional
Kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Ngada akan air minum bersih masih jauh dari Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hingga tahun 2025
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pekerjaan-Umum-PU-Kabupaten-Ngada-Yohanes-Y-Wou-Dopo.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Ngada akan air minum bersih masih jauh dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) hingga tahun 2025 capaian layanan air bersih baru menyentuh sekitar 40 persen rumah tangga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ngada, Yohanes Y. Wou Dopo, mengungkapkan hal itu saat ditemui di kantornya, Selasa (23/09/2025) siang.
Ia mengatakan, kondisi ini menunjukkan layanan air bersih di Ngada masih jauh dari standar nasional (SDGs) yang menargetkan 100 persen dalam RPJMN.
“Dari total 167 ribu jiwa, baru sekitar 70 ribu orang yang benar-benar menikmati air bersih. Itu berarti belum sampai 50 persen. Masih sangat rendah,” jelasnya.
Baca juga: Cari Jaringan, Siswa SDK Riangbaring di Flores Timur NTT Lewati Jalan Ekstrim 5 Km demi ANBK