Kebakaran di Bajawa
Dalam 4 Hari 2 Rumah Warga di Bajawa Ngada Ludes Terbakar
ua rumah warga di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, ludes terbakar dalam dua kejadian berbeda yang terjadi dalam rentang empat hari.
Penulis: Cristin Adal | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/KEBAKARAN-RUMAH-Rumah-milik-Petrus-Gara-di-Kelurahan-Tana-Lodu-terbakar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dua rumah di Bajawa, Ngada, terbakar dalam 4 hari, masing-masing di Tana Lodu (27/11/2025) dan Lebi Jaga (23/11/2025).
- Kedua kebakaran terjadi saat pemilik/penyewa tidak berada di rumah, sehingga warga kesulitan memadamkan api.
- Penyebab api masih diselidiki polisi, dan kerugian kedua kebakaran sedang didata BPBD Ngada.
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA- Dua rumah warga di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, ludes terbakar dalam dua kejadian berbeda yang terjadi dalam rentang empat hari.
Kedua kebakaran tersebut sama-sama berlangsung saat pemilik atau penyewa rumah tidak berada di tempat, dan warga sekitar kesulitan meminta pertolongan karena lingkungan sedang sepi.
Rumah di Tana Lodu Terbakar Saat Pemilik Berada di Kebun
Kebakaran terjadi pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 14.00 Wita di Kelurahan Tana Lodu. Rumah milik Petrus Gara habis dilalap api ketika ia sedang berada di kebun memetik labu.
Baca juga: SAKSI KATA: Rumah Kontrakan Pengusaha Tempe di Bajawa Terbakar, Abdonce: Sepi, Semua di Gereja
Rumah Kontrak
Sementara pasangan suami istri yang mengontrak bagian depan rumah telah berangkat berjualan ke Pasar Bobou sejak pagi.
Api dengan cepat melahap seluruh sisi bangunan hingga petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi menemukan rumah telah hangus dibakar.
“Pemadam datang saat api sudah membakar seluruh isi rumah. Kami coba siram dengan ember, tetapi api terus membesar,” ujar saksi, Margareta Moe.
Petrus menduga api berasal dari ruangan yang ditempati penyewa. “Saya lihat asap mengepul dari dalam rumah. Waktu saya coba padamkan, api sudah tinggi, jadi tidak bisa,” katanya.
BPBD Kabupaten Ngada masih mendata jumlah kerugian.
Kebakaran Kedua di Lebi Jaga, Warga Sulit Minta Pertolongan
Kebakaran kedua terjadi lebih awal, pada Minggu pagi (23/11/2025) di rumah kontrakan milik Maria Goreti Londa di Jalan Abulobo, Kelurahan Lebi Jaga. Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 07.00 Wita ketika sebagian besar warga berada di gereja mengikuti Misa.
Bangunan yang sebagian besar berbahan bambu itu terbakar dengan cepat. Warga awalnya tidak menyadari kobaran api karena lingkungan sangat sepi.
Abdonce Meze (73), saksi pertama, mengatakan dirinya diberitahu tetangga yang melihat kobaran api dari arah timur.
“Waktu saya sampai, api sudah besar menjilat atap. Saya pukul tiang, panggil orang, tapi tidak ada yang menyahut,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Abdonce kemudian menghubungi pemadam kebakaran sambil memastikan rumahnya tidak ikut tersambar api. Dua unit mobil pemadam tiba sekitar 10–15 menit setelah laporan, tetapi bangunan rumah sudah hampir rata dengan tanah.
Rumah tersebut dikontrakkan kepada Ahmad Hadi Masud, pengusaha tempe asal Pulau Jawa, yang sedang tidak berada di rumah pada hari kejadian. Pemilik rumah juga berada di Kupang untuk berobat.
Tidak ada barang yang dapat diselamatkan dari lokasi.
Api Diduga Berawal dari Dalam Rumah, Polisi Selidiki Penyebab
Saksi lain, Yani, menyebut api di rumah kontrakan di Lebi Jaga pertama kali terlihat dari sisi kanan bangunan. Sementara kebakaran di Tana Lodu diduga berasal dari ruangan penyewa.
Penyebab dua kebakaran ini belum diketahui secara pasti. Aparat Polres Ngada telah memasang garis polisi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pemerintah kelurahan dan BPBD Ngada masih mendata total kerugian dari dua peristiwa tersebut.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.