Senin, 27 April 2026

Kasus Kebakaran di Ngada

SAKSI KATA: Rumah Kontrakan Pengusaha Tempe di Bajawa Terbakar, Abdonce: Sepi, Semua di Gereja

Bangunan rumah yang didominasi bahan bambu itu terbakar dengan cepat dan tidak banyak orang yang menyadari

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto SAKSI KATA: Rumah Kontrakan Pengusaha Tempe di Bajawa Terbakar, Abdonce: Sepi, Semua di Gereja
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
Abdonce Meze (73), saksi pertama kasus kebakaran rumah kontrakan milik Maria Goreti Londa di Jalan Abulobo, Kelurahan Lebi Jaga, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, terjadi pada Minggu pagi (23/11/2025) sekitar pukul 07.00 Wita. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah kontrakan milik Maria Goreti Londa di Jalan Abulobo, Kelurahan Lebi Jaga, Kecamatan Bajawa, Ngada Terbakar
  • Saksi Abdonce sebut saat peristiwa terjadi rumah dalam keadaan sepi, semua di Gereja
  • Ketika petugas pemadam tiba bangunan sudah hampir lenyap dilahap api
 

Laporan Reporter TribunFlores.Com, Carles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Kebakaran rumah kontrakan milik Maria Goreti Londa di Jalan Abulobo, Kelurahan Lebi Jaga, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, terjadi pada Minggu pagi (23/11/2025) sekitar pukul 07.00 Wita. 

Saat peristiwa itu berlangsung, sebagian besar warga sudah berada di gereja mengikuti Misa Minggu pagi sehingga suasana lingkungan tampak sepi.

Bangunan rumah yang didominasi bahan bambu itu terbakar dengan cepat dan tidak banyak orang yang menyadari kobaran api pada awal kejadian.

Salah satu saksi pertama, Abdonce Meze (73), mengatakan dirinya didatangi seorang tetangga yang melihat kobaran api dari arah timur. Rumah Abdonce berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

 

Baca juga: Damkar Ende Utang Air untuk Padamkan Kebakaran 

 

 

“Dia datang panggil saya, bilang ada kebakaran. Waktu saya sampai, api sudah besar menjilat atap,” ujarnya, Senin (24/11/2025) sore kepada TribunFlores.Com.

Abdonce mengungkapkan bahwa pada saat itu kondisi lingkungan sangat lengang. Sebagian besar warga tengah menghadiri Misa di gereja, sehingga tidak banyak orang yang segera mengetahui kebakaran tersebut.

Perasaan cemas dan panik sempat menyelimuti dirinya saat api semakin membesar. Abdonce mencoba meminta pertolongan dengan berbagai cara.

“Peristiwa kebakaran itu dalam suasana sepi karena semua ke gereja untuk Misa hari Minggu. Saya pukul tiang, panggil orang, tapi tidak ada yang menyahut. Sehingga rumah itu tidak bisa tertolong,” katanya.

Ia juga menghubungi petugas pemadam kebakaran sembari berusaha menyelamatkan rumahnya sendiri agar tidak ikut tersambar api.

Petugas Tiba, Bangunan Sudah Hampir Habis

Sekitar 10-15 menit setelah kejadian, dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Ngada tiba di lokasi. Namun bangunan rumah sudah hampir seluruhnya terbakar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved