Rabu, 17 Juni 2026

Stiper Flores Bajawa

Prof Lienda : Prospek Agroindustri dan Pemanfaatan Limbah Pertanian di Flores

Di sisi lain, vanili menjadi komoditas strategis karena Indonesia merupakan produsen terbesar kedua dunia. Flores memiliki varietas unggul Vania II.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Prof Lienda : Prospek Agroindustri dan Pemanfaatan Limbah Pertanian di Flores
TRIBUNFLORES. COM/HO-STIPER FLORES BAJAWA
ORASI ILMIAH- Guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Ir Lienda Aliwarga Handojo, MEng, menyampaikan orasi ilmiah dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan II Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Flores Bajawa, Sabtu (29/11/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • Di sisi lain, vanili menjadi komoditas strategis karena Indonesia merupakan produsen terbesar kedua dunia. Flores memiliki varietas unggul Vania II.

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Christin Adal

TRIBUNFLORES.COM,BAJAWA-Guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Ir Lienda Aliwarga Handojo, MEng, menyampaikan orasi ilmiah dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan II Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Flores Bajawa, Sabtu (29/11/2025). 

Dalam orasi bertajuk “Prospek Agroindustri dan Pemanfaatan Limbah Pertanian di Flores”, Prof Lienda menekankan pentingnya pengembangan nilai tambah komoditas lokal melalui pengolahan pascapanen dan pemanfaatan limbah secara optimal.

Menurut dia, Flores memiliki sejumlah komoditas unggulan, antara lain kelapa, kopi, kakao, sorgum, dan jambu mete. Seluruh komoditas tersebut memiliki potensi besar dikembangkan menjadi produk bernilai tinggi apabila dikelola dengan pendekatan agroindustri. “Setiap proses pengolahan pasti menghasilkan limbah. Selama ini limbah dianggap sebagai persoalan. Padahal, limbah justru bisa menjadi peluang ekonomi,” ujar Lienda.

Komoditas Bernilai Tinggi

Prof Lienda menjelaskan, produksi kopi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2024 mencapai 25.800 ton, dan 84 persen di antaranya berasal dari Flores. Kopi Flores yang termasuk kategori specialty coffee memiliki prospek besar karena karakter cita rasanya diakui pasar nasional dan global. Harga kopi dapat meningkat signifikan apabila proses roasting dilakukan dengan tepat.

 

Baca juga: Ketua STIPER Flores Bajawa Tekankan Kolaborasi dan Inovasi Pertanian pada Wisuda Angkatan Kedua

 

 

 

 

Di sisi lain, vanili menjadi komoditas strategis karena Indonesia merupakan produsen terbesar kedua dunia. Flores memiliki varietas unggul Vania II. Hilirisasi vanili—mulai dari ekstrak, bubuk, hingga gula vanili—dapat menaikkan nilai ekonomi hingga puluhan kali lipat. Namun, sebagian besar vanili dari Flores masih dipasarkan dalam bentuk mentah.

Kelapa juga menjadi pilar ekonomi masyarakat, dengan produksi Flores mencapai 64.500 ton per tahun. Produk turunannya beragam, mulai dari Virgin Coconut Oil (VCO) hingga serat sabut dan karbon aktif. Limbah kelapa dapat diolah menjadi produk berdaya jual, termasuk briket arang dan kokopit.

Mete, Sorgum, dan Kakao

Flores Timur memproduksi sekitar 50.000 ton jambu mete per tahun dan telah menjadi salah satu sumber benih unggul nasional. Namun, banyak kacang mete yang masih dijual mentah, sehingga nilai tambah lebih banyak dinikmati di luar daerah.

Sorgum dinilai Lienda sebagai tanaman masa depan karena mampu tumbuh di lahan marjinal serta memiliki kandungan gizi baik. Luas panen sorgum di NTT pada 2023 mencapai 4.394 hektare. Sorgum dapat diolah menjadi beras sorgum, tepung, maupun sirup.

Sementara itu, kakao juga menyimpan peluang besar. Harga biji kakao kering sekitar Rp100.000 per kilogram, tetapi dapat meningkat lima hingga delapan kali lipat bila diolah menjadi bubuk kakao, cokelat batangan, atau produk artisan chocolate.

Produk Buah Lokal

Buah-buahan lokal Flores seperti mangga, jeruk, dan alpukat memiliki karakteristik unik dan berpeluang masuk pasar niche. Pengolahan sederhana seperti pengeringan, pembuatan selai, atau jus dapat meningkatkan nilai jual. Ia mencontohkan Desa Inerie di Bajawa yang telah memanfaatkan lemari pengering hasil rancangan tim ITB untuk menghasilkan buah kering. Mangga seharga Rp10.000 per kilogram dapat bernilai hingga Rp200.000–300.000 per kilogram setelah diolah.

Potensi Limbah Pertanian dan Perikanan

Prof Lienda menekankan bahwa limbah pertanian sebenarnya memiliki potensi besar sebagai bahan baku industri. Setiap ton biji kopi menghasilkan hingga 0,8 ton limbah kulit buah dan kulit ari. Limbah tersebut dapat menjadi teh kulit kopi (cascara), kompos, pakan ternak, atau media tanam jamur.

Limbah kelapa dapat diolah menjadi serat, kokopit, dan karbon aktif. Limbah mete menghasilkan Cashew Nut Shell Liquid (CNSL) yang bernilai industri. Limbah kakao dapat digunakan sebagai bahan pektin, kompos, atau energi terbarukan. Bahkan kulit pisang dan limbah ikan dapat diolah menjadi tepung pakan berkualitas.

Prof Lienda menyoroti tingginya kebutuhan pakan ternak di Flores. “Biaya pengadaan pakan dari Jawa dilaporkan bisa mencapai sekitar Rp500 juta per desa per bulan, padahal bahan baku lokal sebenarnya melimpah,” katanya. STIPER Bajawa bersama tim pengabdian ITB telah mengembangkan formulasi pakan ternak berbasis bahan lokal, termasuk untuk pakan babi.

Dalam penutup orasinya, Prof Lienda menegaskan bahwa Flores memiliki kekayaan komoditas pertanian dan perikanan yang sangat potensial untuk membangun sistem agroindustri berkelanjutan. Pengolahan berbasis teknologi, baik skala rumah tangga maupun industri, diyakini mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Ia juga menekanan pentingnya kerja sama dan komitmen berbagai pihak, agroindustri Flores yang mandiri, premium, dan berkelanjutan bukan hal yang mustahil.

Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
Live
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved