Berita Ngada
Natal Lintas Agama di Kodim 1625 Ngada, Romo Rofinus Neto Wuli Tegaskan Persaudaraan Jadi Kekuatan
“Kebersamaan lintas agama ini adalah tanda nyata bahwa persaudaraan lebih kuat daripada perbedaan. Persatuan
Penulis: Charles Abar | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/RD-Rofinus-Neto-Wuli.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kodim 1625 Ngada mengadakan natal dan tahun baru bersama
- Romo Roni menegaskan bahwa nilai Natal harus diwujudkan dalam kepedulian konkret terhadap keluarga prajurit dan tanggung jawab di satuan kerja
- Ia menilai, kekuatan utama prajurit tidak hanya terletak pada fisik dan kedisiplinan, tetapi juga pada kesehatan mental dan spiritual
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Perayaan Natal dan Tahun Baru bersama lintas agama di lingkungan Kodim 1625 Ngada tidak sekadar seremoni keagamaan, melainkan menjadi ruang penguatan persaudaraan dan ketahanan moral prajurit.
Pesan itu ditegaskan Romo Ketua Divisi Pastoral TNI -POLRI Keuskupan Agung Ende (KAE) RD Rofinus Neto Wuli dalam Natal bersama Keluarga Besar Kodim 1625 Ngada, Senin (19/1/2026).
Romo yang akrab disapa Romo Roni menekankan bahwa kebersamaan lintas iman di tubuh TNI adalah modal strategis dalam menjaga persatuan dan profesionalisme aparat negara.
“Kebersamaan lintas agama ini adalah tanda nyata bahwa persaudaraan lebih kuat daripada perbedaan. Persatuan menjadi nilai yang lebih luhur dari sekat-sekat identitas,” tegas Romo Roni.
Baca juga: Mengubur Mimpi Demi Ibu, Jimi Longa, Anak Muda dari Wogo Ngada Tak Menyerah Pada Nasib
Menurutnya, Natal dalam tradisi Kristiani tidak hanya berbicara soal iman personal, tetapi membawa pesan sosial dan kebangsaan yang relevan bagi kehidupan prajurit.
“Kehadiran Allah melalui Yesus Kristus menegaskan pesan universal bahwa Tuhan tidak jauh dari manusia dan tidak pernah meninggalkan umat-Nya,” ujarnya.
Romo Roni menegaskan bahwa nilai Natal harus diwujudkan dalam kepedulian konkret terhadap keluarga prajurit dan tanggung jawab di satuan kerja.
“Tuhan peduli pada keluarga, pada satuan tugas, dan menghendaki keselamatan, kedamaian, serta kehidupan yang bermartabat. Nilai-nilai ini bersifat inklusif dan universal,” katanya.
Ia menilai, kekuatan utama prajurit tidak hanya terletak pada fisik dan kedisiplinan, tetapi juga pada kesehatan mental dan spiritual yang tumbuh dari keluarga yang rukun serta lingkungan kerja yang harmonis.
Mengacu pada subtema Natal, Romo Roni menegaskan bahwa sukacita dan damai sejahtera merupakan energi moral yang membentuk prajurit TNI yang prima dan berintegritas.
“Sukacita dan damai sejahtera bukan sekadar perasaan batin, tetapi energi moral yang melahirkan prajurit yang sehat secara mental dan spiritual, serta siap mengabdi secara profesional demi Indonesia Maju,” jelasnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1625 Ngada Letkol Inf Imam Subekti berharap perayaan Natal ini semakin memperkokoh iman dan semangat pengabdian seluruh personel.
“Kami berharap Natal ini semakin memperteguh iman dan meningkatkan kualitas pengabdian prajurit kepada kesatuan, bangsa, dan negara,” ujarnya. (Cha).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Nunggak Pajak hingga 11 Miliar, 7.287 Kendaraan di Ngada Terancam Diblokir Isi BBM Bersubsidi |
|
|---|
| Mengubur Mimpi Demi Ibu, Jimi Longa, Anak Muda dari Wogo Ngada Tak Menyerah Pada Nasib |
|
|---|
| Cari Sinyal Saat Lampu Padam, Rumah Aparat Desa di Golewa Selatan Ngada Terbakar |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem di Ngada: Sejumlah Rumah Rusak dan Akses Jalan Terhambat Pohon Tumbang |
|
|---|
| Bakti Sosial STIPER Flores Bajawa di Ngada Sasar Perkampungan Turekisa dan Fasilitas Umum |
|
|---|