Berita Ngada
Cakupan Kesehatan Semesta 99,44 Persen, Pemda Ngada Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Intervensi iuran yang dilakukan pemerintah Kabupaten Ngada untuk memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat rentan.
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/uhc-ngada-2026-ntt.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemda Ngada, berhasil mencapai Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) dalam menjamin pelayanan kesehatan masyarakat.170.059 jiwa, yang terdaftar dalam kepesertaan BPJS mencapai 169.101 jiwa atau 99,44 persen.
- Pencapaian ini melampaui target minimal UHC yakni 98 persen dengan tingkat keaktifan 89,61 persen dan mendapatkan predikat Madya.
- Mendorong peran serta masyarakat lebih khusus dunia usaha agar mendaftar Kepesertaan BPJS mandiri baik untuk keluarga maupun karyawan.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA- Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil mencapai Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) dalam menjamin pelayanan kesehatan masyarakat.
Apresiasi anugerahi UHC Award dari pemerintah pusat ini diterima Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu di Jakarta, Selasa (27/01/2026) lalu.
Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Ngada, Yasintha Mayatrina Pawe, saat ditemui di Kantor, Rabu (25/02) mengatakan, dari 170.059 jiwa, yang terdaftar dalam kepesertaan BPJS mencapai 169.101 jiwa atau 99,44 persen.
Pencapaian ini kata Yasinta melampaui target minimal UHC yakni 98 persen dengan tingkat keaktifan 89,61 persen dan mendapatkan predikat madya.
Baca juga: Sinkronisasi Anggaran Desa–Provinsi–Kabupaten Jadi Sorotan di Musrenbang Wolomeze Ngada
“Penerimaan UHC kemarin, kita mendapatkan kategori Madya atau peringkat ke dua, dalam hal ini masyarakat kabupaten Ngada per 31 Desember kemarin mencapai 99,44 persen artinya sudah di atas target nasional,” ujar Yasinta.
Ia mengatakan, dari jumlah tersebut ada 40.099 masyarakat yang ditanggung oleh pemerintah daerah.
“Di Desember kemarin ada 40.099 masyarakat Kabupaten Ngada yang iurannya ditanggung pemerintah daerah atau sebesar 23, 58 persen jumlah penduduk Kabupaten Ngada,” tambahnya.
Intervensi iuran ini kata Yasinta dilakukan pemerintah Kabupaten Ngada untuk memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat rentan.
Ia mengatakan, keberhasilan ini berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Ngada, dan kerja kolaborasi lintas sektor.
Baca juga: Banjir Rob Terjang Pota Manggarai Timur, Dua Rumah Rusak Parah