Berita Ngada
SMAN 1 Bajawa Ngada Perketat Penggunaan Internet Siswa Saat KBM
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), memperketat pengawasan penggunaan internet bagi siswa
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kepala-Sekolah-SMAN-1-Bajawa-di-Ngada.jpg)
Ringkasan Berita:Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), memperketat pengawasan penggunaan internet bagi siswa selama kegiatan belajar mengajar (KBM) di lingkungan sekolah.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), memperketat pengawasan penggunaan internet bagi siswa selama kegiatan belajar mengajar (KBM) di lingkungan sekolah.
Kebijakan ini telah diberlakukan sejak tahun 2025, bahkan sebelum adanya pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun oleh pemerintah pusat.
Kepala SMAN 1 Bajawa, Yakobus Beama Lengi, menyambut baik kebijakan pemerintah tersebut. Ia menilai langkah ini sejalan dengan upaya sekolah dalam mencegah penyalahgunaan internet di kalangan remaja.
“Sejak semester genap tahun 2025, kami sudah menerapkan pembatasan penggunaan perangkat elektronik saat proses pembelajaran. Ini berangkat dari banyaknya kasus penyalahgunaan media sosial oleh siswa di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Yakobus saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2026).
Baca juga: Unika Ruteng Dampingi Siswa SMA Bina Kusuma Ruteng Membuat Mading “Suara Perempuan, Suara Perubahan”
Meski demikian, Yohanes menegaskan bahwa penggunaan telepon genggam (HP) tetap diperbolehkan pada mata pelajaran tertentu, dengan pengawasan ketat dari guru.
“Bapak dan Ibu guru secara intens memantau siswa saat menggunakan HP, namun hanya untuk mata pelajaran dengan karakteristik tertentu yang memang membutuhkan perangkat tersebut,” jelasnya.
Sebagai bagian dari kebijakan ini, pihak sekolah juga menyediakan loker khusus bagi siswa untuk menyimpan perangkat elektronik selama proses pembelajaran berlangsung.
Yakobus menekankan bahwa pengawasan terhadap penggunaan media sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga peran utama orang tua di rumah.
| Teks Doa Harian Katolik: Doa Menjelang Pekan Suci |
|
|---|
| Unika Ruteng Dampingi Siswa SMA Bina Kusuma Ruteng Membuat Mading “Suara Perempuan, Suara Perubahan” |
|
|---|
| PLN Perkuat Transisi Energi Bersih di NTT, Dukungan Warga Desa Ulubelu Jadi Fondasi |
|
|---|
| TNI dan Warga Gotong-Royong Bangun Jembatan Penghubung di Sungai Kalipong Reo Manggarai |
|
|---|