Berita Ngada
Pengendalian Hama Tikus di Ngada NTT Berhasil, Produksi Jagung Meningkat
Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berhasil mengendalikan serangan hama tikus pada tanaman jagung
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Sekretaris-Dinas-Pertanian-dan-Ketahanan-pangan-kabupaten-Ngada.jpg)
Ringkasan Berita:Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berhasil mengendalikan serangan hama tikus pada tanaman jagung yang terjadi secara sporadis di tiga kecamatan sepanjang Maret 2026.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berhasil mengendalikan serangan hama tikus pada tanaman jagung yang terjadi secara sporadis di tiga kecamatan sepanjang Maret 2026.
Tiga wilayah yang terdampak yakni Kecamatan Golewa Barat, Kecamatan Soa, dan Kecamatan Riung.
Langkah cepat dilakukan melalui petugas lapangan dengan penanganan intensif menggunakan obat pembasmi hama. Upaya ini dinilai efektif menekan penyebaran hama dan mencegah kerugian petani yang lebih luas.
“Satu bulan belakangan tiga wilayah yang terserang hama tikus antara lain Golewa Barat, Soa, dan Riung. Kita sudah mengatasinya dengan menggunakan obat,” ungkap Sekretaris Dinas Pertanian Ngada, Antonius Padua Ngea, kepada TRIBUNFLORES.COM, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Bencana di Goreng Meni, Pemkab Manggarai Timur Bantu Uang Tunai Untuk 15 KK
Sementara itu, tanaman padi di Kabupaten Ngada hingga saat ini masih terpantau aman dari serangan hama tikus. Meski demikian, pihak dinas tetap melakukan pengawasan ketat melalui petugas di lapangan guna mengantisipasi potensi serangan.
Antonius juga menyebutkan, capaian sektor pertanian khususnya komoditas jagung di Kabupaten Ngada pada tahun 2025 menunjukkan tren peningkatan.
Kontribusi produksi terbesar berasal dari Kecamatan Riung dengan total produksi mencapai 3.855 ton dari luas panen 1.542 hektare. Disusul Kecamatan Soa dengan produksi 2.159 ton dari luas panen 770,95 hektare.
Secara keseluruhan, total produksi jagung di Kabupaten Ngada pada musim panen 2025 mencapai 10.567 ton yang tersebar di 12 kecamatan.
Di sektor hortikultura, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan produktivitas petani melalui berbagai program bantuan.
“Khusus hortikultura, pada triwulan pertama ini kami telah menyalurkan paket bantuan bibit kepada kelompok tani,” jelas Antonius.
Selain itu, dinas juga memberikan bantuan alat pengolahan lahan seperti traktor bagi kelompok tani yang mengalami kendala dalam pengolahan lahan.
Pengendalian Hama Tikus di Ngada
Produksi Jagung Ngada Meningkat
Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Ngada
TribunFlores.com
Eksklusif
| Jelang Prosesi Semana Santa Larantuka, Penjinak Bom Brimob Polda NTT Dikerahkan |
|
|---|
| Warga Saksikan Jalannya Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Noni di Desa Rubit Sikka |
|
|---|
| Satu Tahun Kinerja Bupati Sikka, Cipayung Plus Aksi di Kota Maumere Sikka |
|
|---|
| Bencana di Goreng Meni, Pemkab Manggarai Timur Bantu Uang Tunai Untuk 15 KK |
|
|---|