Jumat, 22 Mei 2026

Berita Ngada

Sudah Dua Minggu, Harga Sparepart Motor di Bajawa Melonjak, Oli Motor Tembus 80 Ribu

Harga sparepart motor di sejumlah toko dan bengkel di Kota Bajawa, Kabupaten Ngada, mengalami kenaikan signifikan dalam dua minggu terakhir

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Sudah Dua Minggu, Harga Sparepart Motor di Bajawa Melonjak, Oli Motor Tembus 80 Ribu
TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
MELAYANI – Karyawan salah satu bengkel di Kota Bajawa melayani pelanggan pada Kamis, 21 Mei 2026. 

Ringkasan Berita: Harga sparepart motor di sejumlah toko dan bengkel di Kota Bajawa, Kabupaten Ngada, mengalami kenaikan signifikan dalam dua minggu terakhir hingga Kamis, 21 Mei 2026.

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Harga sparepart motor di sejumlah toko dan bengkel di Kota Bajawa, Kabupaten Ngada NTT mengalami kenaikan signifikan dalam dua minggu terakhir hingga Kamis, 21 Mei 2026.

Pantauan TRIBUNFLORES.COM, lonjakan harga terjadi hampir di seluruh toko penjual sparepart maupun bengkel kendaraan bermotor di wilayah Kota Bajawa.

Salah satu komponen yang mengalami kenaikan cukup tinggi yakni oli motor. Hampir semua merek oli mengalami kenaikan harga hingga sekitar 35 persen. Harga yang sebelumnya berkisar Rp60 ribu hingga Rp65 ribu kini naik menjadi Rp80 ribu sampai Rp85 ribu per botol.

Salah seorang karyawan toko sparepart dan bengkel Sinar Mustika Bajawa mengatakan, kenaikan harga sudah terjadi sejak dua minggu terakhir.

Baca juga: Respon Cepat Polres Manggarai Tangani dan Evakuasi Korban Kebakaran di Kumba Ruteng 

 

 

“Harga oli rata-rata naik 35 persen, dari Rp 65 ribu naik ke Rp80 ribu. Ini sudah naik sampai tiga kali,” ujar karyawan Sinar Mustika Bajawa.

Selain oli, sejumlah sparepart lain seperti ban dan gir juga mengalami kenaikan harga.

“Ban belakang yang sebelumnya Rp 450 ribu sekarang naik menjadi Rp550 ribu. Kami juga menyesuaikan dengan harga dari distributor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kenaikan harga tidak hanya berdampak pada daya beli masyarakat, tetapi juga menyebabkan stok barang menjadi terbatas.

“Oli sekarang stoknya sangat terbatas karena memang dari perusahaan juga barangnya tidak ada,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang ditemui di Bengkel Rian mengaku kaget dengan kenaikan harga sparepart motor yang dinilai cukup tinggi. Ia mengaku tidak mengetahui adanya kenaikan harga suku cadang motor di sejumlah bengkel di Kota Bajawa.

“Saya kaget harga naik terlalu tinggi. Tadinya saya mau ganti ban dan oli, tetapi dana tidak cukup,” ujar Rian.

Ia berharap harga sparepart motor bisa kembali normal agar lebih terjangkau bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.

“Harapan kita harga-harga bisa turun lagi. Kalau mahal begini berat buat kita,” tambahnya. (Cha).

Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved