Jumat, 5 Juni 2026

Berita NTT

DP3AP2KB dan UPTD PPA NTT Perkuat Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak dengan SIMFONI

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan komitmen memperkuat sistem perlindungan bagi perempuan dan anak.

Tayang:
Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto DP3AP2KB dan UPTD PPA NTT Perkuat Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak dengan SIMFONI
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN
PELATIHAN- Pelatihan intensif Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI), Jumat (17/10/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG-  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan komitmen memperkuat sistem perlindungan bagi perempuan dan anak.

Melalui pelatihan intensif Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI), para penyedia layanan dari berbagai lembaga mengikuti pembekalan teknis selama empat hari.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta keseragaman pemahaman dalam penanganan kasus kekerasan berbasis data digital.

Pelatihan diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTT, bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) dari tingkat provinsi, Kota Kupang, dan Kabupaten Kupang.

 

Baca juga: Anak 11 Tahun di Manggarai Timur Dapat Pelecehan Seksual, Pelaku Belum Diketahui

 

 

Kegiatan difokuskan pada penguasaan dua modul utama dalam aplikasi SIMFONI, yakni Modul Pengaduan dan Modul Manajemen, yang menjadi tulang punggung sistem pencatatan dan pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara daring.

Agenda pelatihan berlangsung intensif, dimulai dengan sesi registrasi dan refleksi, dilanjutkan dengan pelatihan Modul Pengaduan yang dipandu fasilitator provinsi, Jefry dan Ata. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung untuk memperkuat pemahaman teknis.

Pada hari kedua, peserta fokus pada Modul Manajemen, mempelajari cara mengelola data dan melakukan tindak lanjut kasus hingga tahap penyelesaian.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari UNICEF sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sistem perlindungan anak berbasis data dan teknologi.

 

Baca juga: NTT Urutan 3 Tertinggi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Indonesia

 

Untuk memastikan hasil pelatihan tidak berhenti pada tataran teori, panitia dan peserta merumuskan lima komitmen dan rencana tindak lanjut sebagai langkah konkret penerapan hasil pelatihan:

  1. Implementasi Langsung
    Peserta akan segera menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pengelolaan kasus nyata di unit kerja masing-masing menggunakan SIMFONI versi 3.
  2. Pendampingan Lanjutan
    UPTD PPA Provinsi NTT akan melakukan pendampingan teknis secara berkala untuk memastikan kelancaran penggunaan sistem dan konsistensi pelaporan kasus.
  3. Koordinasi Lintas Sektor
    Sinergi antara DP3AP2KB, UPTD PPA, dan instansi terkait lainnya akan diperkuat agar pelaporan dan penanganan kasus melalui SIMFONI berjalan cepat, terkoordinasi, dan efektif.
  4. Monitoring dan Evaluasi
    Pemantauan rutin terhadap penggunaan dan efektivitas sistem akan dilakukan sebagai dasar perbaikan dan pengembangan kapasitas layanan ke depan.
  5. Replikasi Pelatihan
    Pemerintah Provinsi NTT berencana memperluas pelatihan serupa ke kabupaten/kota lain agar seluruh daerah memiliki standar kemampuan dan pemahaman yang sama dalam pengelolaan SIMFONI.
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved