Berita NTT
Gubernur NTT Usul Kawasan Ekonomi Khusus Ke Kemenkoinfora
Pemerintah Provinsi NTT mengusulkan tiga wilayah perbatasan luar negeri di Indonesia menjadi kawasan ekonomi khusus kepada Kementerian
Penulis: Petrus Chrisantus Gonzales | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kaka-Melki.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Pemerintah Provinsi NTT mengusulkan tiga wilayah perbatasan luar negeri di Indonesia menjadi kawasan ekonomi khusus kepada Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Hal itu disampaikan Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam kegiatan Forum Koordinasi Pembangunan Wilayah Berbasis Penataan Ruang Bali - Nusa Tenggara, di Meruorah Hotel, Jalan Soekarno - Hatta, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Selasa (21/10/2025).
Melki menyampaikan urusan tersebut menimbang adanya empat titik perbatasan RI - Timor Leste. Perbatasan Motaain di Kabupaten Belu, Motamasin di Kabupaten Malak, perbatasan Wini dan Napan di Kabupaten TTU, dan di Oepoli, Kabupaten Kupang.
Baca juga: Ketika Anak-Anak Dile Mencari Rejeki di Lokasi Proyek Longsor di Ende
"Saya mengusulkan di antara tiga kawasan perbatasan yang ada, TTU, Belu dan Malaka, apakah dimungkinkan juga kawasan ekonomi khusus yang juga bisa membuka ruang untuk bisa masuk ke Australia," tutur Melki.
Gubernur Melki menyoroti kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Tata Ruang tersebut bagus untuk kawasan yang ada wilayah Bali - Nusa Tenggara.
"Forum ini sua pikir bagus sekali. Kita bersama nanti mengusulkan semua yang kita bahas ini hari ini menjadi design pembangunan untuk ke depan," kata Melki.
Politisi Golkar tersebut menyampaikan dalam menentukan tata ruang, Pemerintah Provinsi NTT terus melibatkan masyarakat. Tujuannya agar masyarakat menjadi mengerti dan merasa menjadi subjek dari pembangunan.
"Kita mendorong agar ini perencanaan bisa dibuat konkrit," tegas Laka Lena.
Pantauan TRIBUFLORES.COM, Gubernur Melki berguyon kepada Sekretaris Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Ayodhia Kalake.
"Ini Pak Sesmenko ni lagi pulang kampung ni. Karena pernah jadi PJ Gubernur NTT, jadi ke NTT sama dengan beliau pulang kampung," guyon Gubernur Melki. (moa)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Ketika Anak-Anak Dile Mencari Rejeki di Lokasi Proyek Longsor di Ende |
|
|---|
| Terdakwa Fani Dalam Kasus Eks Kapolres Ngada Divonis 11 Tahun Penjara dan Denda Rp 2 Miliar |
|
|---|
| Unika Santu Paulus Ruteng Gelar Hari Penyerahan Mahasiswa Magang |
|
|---|
| Kantor Bea Cukai Labuan Bajo Perkuat Penanganan Perkara Hasil Tembakau di Flores dan Lembata |
|
|---|