Rabu, 13 Mei 2026

Taman Nasional Komodo

Mengenal Rusa Timor, Satwa Mangsa Komodo di TN Komodo yang Terancam Perburuan Liar

Rusa timor, salah satu satwa mangsa komodo di TN Komodo. Namun keberadaanya terancam punah karena perburuan liar.

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Mengenal Rusa Timor, Satwa Mangsa Komodo di TN Komodo yang Terancam Perburuan Liar
TRIBUNFLORES. COM/HO-BALAI TAMAN NASIONAL KOMODO
SATWA- Potret rusa timor (Timor deers) di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Ciri khas rusa Timor terlihat pada ekornya yang panjang, tungkai yang pendek, dahi cekung, serta gigi seri yang besar. Warna bulunya coklat kekuningan. Rusa jantan memiliki tanduk bercabang tiga dengan ujung runcing dan permukaan kasar, dengan panjang rata-rata antara 80 hingga 90 sentimeter.

Rusa Timor dapat hidup di berbagai kondisi lingkungan, mulai dari dataran rendah hingga wilayah dengan ketinggian 2.600 meter di atas permukaan laut. Habitat alaminya meliputi savana dan kawasan hutan. 

Wilayah Persebaran

Di Indonesia, persebaran rusa Timor meliputi Pulau Timor sebagai daerah asal, kemudian menyebar ke Sumba, Rote Ndao, Flores, Alor, Maluku, Sulawesi, serta Papua, khususnya wilayah Merauke.

Dalam hal perilaku, rusa Timor memiliki kemampuan adaptasi yang baik, sehingga mampu bertahan hidup di luar habitat aslinya.

Satwa ini umumnya hidup berkelompok dengan jumlah antara tiga hingga 20 ekor. Di alam liar maupun penangkaran, rusa Timor dapat hidup hingga 20 tahun dengan usia rata-rata sekitar 17 tahun.

Sebagai hewan herbivora, rusa Timor mengonsumsi berbagai jenis tumbuhan dan lebih menyukai daun basah serta lunak, terutama daun muda dari tanaman legum. 

Aktivitas mencari makan biasanya dilakukan pada pagi dan sore hari, sementara siang hari dimanfaatkan untuk beristirahat. Pada malam hari, rusa Timor tetap beraktivitas meski tidak terlalu intens.

Kategori Rentan

Berdasarkan Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), sejak tahun 2008 rusa Timor masuk dalam kategori rentan (vulnerable). Status tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 1996, saat rusa Timor masih dikategorikan berisiko rendah. 

Penurunan status ini disebabkan oleh jumlah populasi dewasa yang diperkirakan kurang dari 10.000 individu, serta penurunan populasi setidaknya 10 persen dalam tiga generasi akibat hilangnya habitat dan aktivitas perburuan.

Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved