Berita NTT
Pengurus PAMI NTT Dilantik, Siap Turun Tangani Masalah Kesehatan Masyarakat
Pengurus PAMI NTT periode 2025–2026 resmi dilantik pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Aula SLB Kelapa Lima, Kota Kupang.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Sekretaris-Ikatan-Ahli-Kesehatan-Masyarakat-Indonesia-IAKMI-Provinsi-NTT-Vinsensius-Belawa.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pengurus PAMI NTT periode 2025–2026 resmi dilantik pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Aula SLB Kelapa Lima, Kota Kupang.
- IAKMI NTT menegaskan peran tenaga kesehatan masyarakat harus fokus pada pencegahan penyakit, dengan mendorong PAMI melakukan aksi nyata seperti pembinaan kampung atau RT untuk meningkatkan kesehatan lingkungan.
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG – Sekretaris Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi NTT, Vinsensius Belawa Lemaking, SKM., M.Kes melantik Badan Pengurus Pergerakan Anggota Muda Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (PAMI) Provinsi NTT periode 2025–2026.
Acara pelantikan digelar di Aula SLB Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT, Sabtu (14/3/2026).
Making dalam sambutannya mengingatkan kembali jati diri seorang tenaga kesehatan masyarakat.
"Sebagai seorang tenaga kesehatan masyarakat, tugas kita sangat menantang. Adik-adik yang tergabung dalam PAMI, khususnya ketua dan para pengurus, harus fokus pada pencegahan agar orang tidak sakit. Ingat, prinsip kita adalah membuat rumah sakit menjadi sepi. Bila perlu, rumah sakit tutup karena tidak ada lagi orang yang sakit,” tegas Dosen Fakultas Kesehatan Universitas Citra Bangsa Kupang ini.
Baca juga: Dorong Implementasi Perda KTR, IAKMI NTT, Udayana & UCB Gelar Workshop Pengendalian Rokok
Harus Ada Tindakan Nyata
Pria asal Ile Ape Kabupaten Lembata ini juga mengharapkan PAMI dapat melakukan tindakan nyata di tengah masyarakat.
"Saat ini ada begitu banyak persoalan. Saya berharap pengurus PAMI mampu melakukan sesuatu yang berbeda. Misalnya memiliki kampung atau RT binaan. Seminggu tiga kali tim kalian turun melakukan berbagai kegiatan, mulai dari penggalian data, analisis, hingga memberikan solusi. Memperbaiki lingkungan dan membuat RT tersebut berubah menjadi lebih asri, lebih baik, dan lebih sehat. Ingat, ini jangan dibuat insidental saja, tetapi harus tetap dikawal selama beberapa tahun ke depan hingga benar-benar ada perubahan ke arah yang lebih baik. Hal ini tentu membutuhkan pengorbanan yang lebih,”pesan pria yang akrab disapa Vinsen Making ini.
Sementara itu alumni PAMI NTT, Yoan Niron, SKM., menegaskan pengurus baru mampu meneruskan estafet kepengurusan dari pengurus sebelumnya.
Yoan mengatakan sebagai senior dan alumi pasti mendukung segala bentuk kegiatan PAMI demi membangun Kesehatan masyarak NTT ke arah yang lebih baik.
"Saat ini adik-adik sedang belajar. Oleh sebab itu, contohilah pengurus sebelumnya. Ambil semangat yang baik dari mereka dan tingkatkan kinerja dalam kepengurusan ini. Kami semua tetap mendukung kalian,"ujar Niron.
Sementara itu Ketua PAMI NTT, Angelina Rahmatia, dalam sambutannya menyatakan kesiapannya menjalankan organisasi.
Angelina mengajak badan pengurus dan anggota PAMI NTT untuk kompak dan bekerjasama menjalankan semua program kerja.
“Sebagai ketua, saya telah siap menjalankan amanah ini dan saya mohon dukungan dari semua pihak agar PAMI dapat menjalankan seluruh misi kemanusiaan ini dengan baik,” terang Angelina.
Adapun susunan Pengurus PAMI NTT periode 2025–2026 adalah sebagai berikut:
Ketua Umum: Angelina Rahmatia
Wakil Ketua I: Arpiles Makalaus Kamenjeni
Wakil Ketua II: Frederikus Sparengga Pen
Sekretaris Jenderal: Brigita Virginia Safitri Wunda
Wakil Sekretaris Jenderal: Maria Cinthia Wonga
Bendahara Umum: Vinsensia Ensi Leu Naitkakin
Wakil Bendahara: Yohana Corsini Zendang.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News