Pertamina Patra Niaga
Pertamina Patra Niaga Luncurkan Program Kampung Berseri di Kupang, Usung Ekonomi Sirkular
Program bertajuk Bank Sampah Kampung Berseri (Bersih, Sehat, Asri) ini digagas melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pertamina-Bank-Sampah-Kupang.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus resmi meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terintegrasi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/5/2026).
Program bertajuk Bank Sampah Kampung Berseri (Bersih, Sehat, Asri) ini digagas melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari. Inisiatif ini berfokus pada pengelolaan sampah perkotaan berbasis ekonomi sirkular.
Dalam pelaksanaannya, Pertamina memperkuat kapasitas kemitraan lokal bersama Bank Sampah Mutiara Timor. Program ini menyasar empat kelurahan strategis di Kota Kupang, yakni Penfui, Maulafa, Pasir Panjang, dan Oesapa.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Kirim 14 Ribu Tabung Bright Gas, Komitmen Kelancaran Distribusi ke NTT
Atasi masalah sampah domestik
Permasalahan sampah domestik di Kota Kupang yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan menjadi alasan utama pengembangan program ini.
Model ekonomi sirkular yang diterapkan fokus mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik menjadi sistem siklus tertutup (closed-loop system). Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan volume pembuangan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum tepat untuk mengobarkan semangat kemandirian masyarakat.
"Melalui program Kampung Berseri bersama AFT El Tari, kami hadir untuk mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan warga secara mandiri," ujar Ahad dalam keterangan tertulisnya, Rabu.
Ahad menambahkan, kerangka kerja program ini dirancang untuk melindungi ekosistem dari pencemaran alam, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan higienitas lingkungan demi tercapainya kualitas hidup masyarakat NTT yang lebih sehat.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Magang dan Beasiswa untuk Generasi Muda Wilayah 3T di Reo
Edukasi publik dan penguatan kapasitas
Untuk menjaga keberlanjutan jangka panjang, program ini membidik penguatan kapasitas internal dan edukasi publik secara masif. Target utamanya mencakup 25 karyawan serta 100 nasabah aktif Bank Sampah Mutiara Timor.
Pendampingan internal dilakukan melalui serangkaian lokakarya tata kelola kelembagaan, manajemen manajerial, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi petugas lapangan, hingga pemberian bantuan sarana operasional.
Sementara itu, edukasi publik digencarkan melalui dua gerakan utama, yaitu roadshow pemukiman bertema "Ubah Sampah Jadi Berkah" dan literasi lingkungan "Bank Sampah Goes to School" untuk generasi muda di sekolah setempat.
Sampah jadi berkah ekonomi
Ketua Bank Sampah Mutiara Timor, Meilsi Mansula, menyambut baik sinergi yang dihadirkan oleh Pertamina Patra Niaga AFT El Tari. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan energi baru dalam menghadapi tantangan sampah di Kota Kupang.
"Dengan integrasi ke sektor peternakan ayam dan kebun organik, sampah tidak lagi menjadi beban melainkan berkah yang mendatangkan pendapatan tambahan," kata Meilsi.
Meilsi menilai, pelatihan kelembagaan dan K3 yang diberikan menjadi modal berharga bagi pengurus dan seratus nasabah untuk mengelola lingkungan secara profesional.