Minggu, 3 Mei 2026

Bantuan Presiden Prabowo di Sikka

Bantuan Smart TV Presiden Prabowo di Sikka, Dipikul Guru Dan Orang Tua Murid

Bantuan Smart TV dari Presiden Prabowo Subianto, dipikul guru dan orang tua menuju SDN Todang di Desa Hokor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, NTT. 

Tayang:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Bantuan Smart TV Presiden Prabowo di Sikka, Dipikul Guru Dan Orang Tua Murid
TRIBUNFLORES. COM/HO-NIKOLAUS
PIKUL- Bantuan Smart TV dari Presiden Prabowo Subianto, dipikul guru dan orang tua menuju SDN Todang di Desa Hokor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, NTT. 
Ringkasan Berita:
  • Perjalanan menempuh jarak sekitar 1 km mendaki dengan beban paket LCD seberat 56 kg plus aksesoris 23 kg.
  • Di sekolah tidak tersedia jaringan listrik, sehingga Smart TV digunakan dengan genset, meski menurut pihak sekolah sebaiknya memakai tenaga surya.
  • Kondisi infrastruktur di wilayah tersebut sangat memprihatinkan; jalan buruk bahkan membuat warga kesulitan menuju fasilitas kesehatan, hingga ada yang melahirkan di tengah jalan saat menuju Puskesmas.

 


Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Bantuan Smart TV dari Presiden Prabowo Subianto, dipikul guru dan orang tua menuju SDN Todang di Desa Hokor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, NTT. 

Para guru dan orang tua terpaksa memikul Smart TV ini karena akses jalan menuju sekolah rusak parah. Mereka harus mendaki dan melewati jalan bebatuan dengan jarak kurang lebih 1 kilometer menuju SDN Todang. 

Kepala SDN Todang, Nikolaus Helder mengatakan, Bantuan Smart TV ini, dipikul secara bergantian oleh orang tua murid dan para guru menuju ke sekolah, karena akses jalan ke sekolah rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. 

Baca juga: Cicih M. Badeoda Serap Aspirasi Warga Ende Selatan Terkait Akses Jalan dan Pembukaan Lorong

Smart TV dengan berat paket lcd 56 kg dan acesoris lain 23 kg itu, dipikul secara bergantian agar bisa tiba di SDN Todang. 

"Kami pikul dari lokasi kali mati napung gete ke SDN Todang,jarak kurang lebih 1 km mendaki dengan berat paket lcd 56 kg dan acesoris lain 23 kg.Pikul gotong royong guru dan beberapa orang tua, " Jelasnya Selasa 25 November 2025.

Meski demikian, di SDN Todang tidak ada jaringan listrik sehingga pihak sekolah menggunakan Genzet agar bisa menggunakan Smart TV bantuan dari Presiden Prabowo Subianto

"Kami masih pake genzet, potensi terbaik seharusnya pake tenaga surya, " Ujarnya. 

Diketahui, Akses jalan di wilayah tersebut masih belum memadai sehingga beberapa warga bahkan harus melahirkan ditengah jalan saat menuju ke Puskesmas. (AWK) 

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved