Nelayan di Sikka Hilang
Dua Nelayan Paga Sikka Ditemukan Selamat, Operasi SAR Ditutup
Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap dua orang nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Paga, Kecamatan Paga
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Operasi-Sar-Nelayan-Paga.jpg)
Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran di permukaan laut serta koordinasi intensif dengan kapal-kapal nelayan yang melintas dan sejumlah Satuan Radio Pantai (SROP) di wilayah NTT.
Pada Selasa, 31 Januari 2026 pukul 16.30 WITA, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Kepala Desa Pureman, Kabupaten Alor, yang menyampaikan bahwa dua nelayan yang dilaporkan hilang ditemukan terdampar bersama perahunya di perairan Desa Pureman, Alor Selatan, dalam kondisi selamat.
Kedua korban dievakuasi oleh masyarakat setempat dan selanjutnya dilakukan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Alor dan Pemerintah Kabupaten Sikka untuk proses pemulangan korban ke Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.
Selama pelaksanaan operasi, unsur SAR yang terlibat antara lain Kansar Maumere, Polsek Paga, Ditpolairud Polda NTT, Brimob, TNI AL, Kodim 1603 Sikka, BPBD Sikka, serta keluarga dan masyarakat setempat.
Adapun alut dan peralatan SAR yang digunakan meliputi Rapid Land, Rubber Boat, Mopel 30 PK, peralatan SAR air, dan peralatan medis. Faktor penghambat utama dalam operasi ini adalah kondisi angin yang cukup kencang di sekitar lokasi kejadian, dengan kecepatan angin berkisar 10–20 knot dan tinggi gelombang antara 0,75 hingga 1,6 meter.
Dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Basarnas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Operasi SAR ini.(awk)
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News