Selasa, 9 Juni 2026

Kasus TPPO di Maumere

9 Pekerja Eltras Pub Maumere Tolak Bertemu Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Dua Sedang Hamil

Sembilan pekerja asal Jawa Barat yang masih bekerja di Eltras Pub dan Karaoke Maumere menolak menemui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi,

Tayang:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto 9 Pekerja Eltras Pub Maumere Tolak Bertemu Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Dua Sedang Hamil
TRIBUNFLORES. COM/ARNOLDUS WELIANTO
BERI KETERANGAN- Kuasa hukum Eltras Pub dan Karaoke, Domi Tukan, Senin (23/2/2026). 

 

Menurut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap memberikan pendampingan hingga perkara tersebut tuntas.

“Jadi saya memastikan seluruh proses itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersedia melakukan pendampingan sampai masalah ini selesai,” tegasnya.

Dugaan Persoalan Upah dan Kekerasan

Kasus ini mencuat setelah para korban menyampaikan keluhan terkait ketidakjelasan upah serta dugaan perlakuan kekerasan saat bekerja.

“Kalau orang bekerja tidak bermasalah, tidak ada masalah. Dia bekerja di mana pun. Yang kita tangani adalah orang bekerja mengalami masalah,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, detail perkara sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik.

“Masalah yang tahu adalah nanti penyidik yang menyampaikan, saya tidak mendahului. Tetapi yang paling utama kalau keluhan mereka kan merasa mendapat pertama dari sisi ketenagakerjaan, tidak memiliki kepastian tentang besaran upah yang diterima. Yang kedua, mereka mendapat perlakuan kekerasan saat bekerja,” ucapnya.

Soal Utang Pekerja

Terkait informasi adanya utang pekerja kepada pihak tempat mereka bekerja, Dedi menyatakan akan melihat duduk persoalannya terlebih dahulu.

“Kita lihat dulu hutangnya diakibatkan oleh apa. Jadi sebelum mereka membayar hutangnya, apa sih kewajiban perusahaan, ini kan perusahaan dalam pandangan saya, terhadap mereka sudah dipenuhi atau tidak,” katanya.

“Kalau bersoalan untuk bayaran hutang, kalau ditimbulkan saya bayarin enggak ada masalah,” tambahnya.

Dipulangkan 12 Orang

Awalnya terdapat 13 orang yang akan dipulangkan. Namun, satu orang telah lebih dahulu kembali sehingga tersisa 12 orang yang diberangkatkan menggunakan pesawat carter menuju Jawa Barat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian, Bupati Karawang Aep Syaepuloh, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sikka, serta anggota DPRD Sikka.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved