Minggu, 31 Mei 2026

KDM Kunjungi Maumere

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Akan Bayar Utang Pekerja di Eltras Pub Senilai 131 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akan membayar utang 12 warganya di Eltras Pub dan Karaoke di Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT. 

Tayang:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Akan Bayar Utang Pekerja di Eltras Pub Senilai 131 Juta
TRIBUNFLORES. COM/ARNOLDUS WELIANTO
BERI KETERANGAN - Gubernur Jawab Barat, Dedy Mulyadi alias KDM memberikan keterangan pers kepada media di Kantor TRUK-F Maumere, Sikka, NTT, Senin 23 Februari 2026. KDM hari ini akan membawa 12 orang korban dugaan TPPO ke Jabar.  

Ringkasan Berita:Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akan membayar utang 12 warganya di Eltras Pub dan Karaoke di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akan membayar utang 12 warganya di Eltras Pub dan Karaoke di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. 

Menurutnya, akan melihat terlebih dahulu akibat utang para pekerja di Eltras Pub dan Karaoke Maumere, Selain itu, Ia juga akan memastikan terkait kewajiban perusahaan untuk memenuhi hak para pekerja. 

Kata dia, apabila masalah hutang ditimbulkan, maka ia bersedia untuk membayar hutang 12 pekerja Eltras pub dan karaoke di Maumere. 

"Nanti kita lihat dulu utangnya diakibatkan oleh apa, sebelum mereka membayar hutangnya, apa sih kewajiban perusahaan terhadap mereka sudah di penuhi atau belum, persoalan pembayaran kalau di timbulkan, saya bayarkan, " ujarnya saat menjemput 12 warganya di Truk F Maumere, Senin 23 Februari 2026.

 

Baca juga: 9 Pekerja Eltras Pub Maumere Tolak Bertemu Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Dua Sedang Hamil

 

 

 

 

Data hutang 12 pekerja di Eltras Pub dan Karaoke Maumere yang diterima media ini, senilai Rp. 131.14.000,000,000 dan gaji 13 pekerja untuk bulan Januari senilai Rp. 19.560,000.


Sebelumnya, Sebanyak 12 warga Jawa Barat dipulangkan dari Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (23/2/2026). Mereka diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok pekerjaan sebagai ladies companion (LC).

Pemulangan difasilitasi langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang hadir untuk memastikan kondisi para perempuan tersebut dalam keadaan baik sebelum kembali ke kampung halaman.

“Dalam rangka memastikan yang 13 korban ini dalam keadaan sehat, dalam keadaan selamat, dan dalam keadaan baik. Sehingga mereka bisa kembali ke Jawa Barat,” ujar Dedi kepada awak media.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved