Kamis, 18 Juni 2026

Tradisi Suku Bajo di Nangahale

Melihat Atraksi Tari Manca dalam Tradisi Pernikahan Suku Bajo di Nangahale Sikka

Tarian ini memadukan ketangkasan fisik dan nilai spiritual ini merupakan bentuk perlindungan sekaligus simbol marwah pengantin.

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Melihat Atraksi Tari Manca dalam Tradisi Pernikahan Suku Bajo di Nangahale Sikka
TRIBUNFLORES.COM/CHRISTIN ADAL
TARRIAN TRADISIONAL - Tampak dua penari atau pamanca Tari Manca, atraksi silat tradisional Suku Bajo di Desa Nangahale, Kecamatan Talibur, Kabupaten Sikka, NTT, mengadu ketangkasan dalam tarian ini, Jumat ((5/6/2026). Tari tradisional ini memadukan seni bela diri dan estetika dilakukan jelang sehari acara akad nikah. 
Ringkasan Berita:
  • Tradisi bela diri Manca menjadi pusat perhatian dalam prosesi jelang pernikahan warga Suku Bajo, Andar dan Fitriani, di Dusun Namandoi, Desa Nangahale, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/6/2026). 
  • Tarian yang memadukan ketangkasan fisik dan nilai spiritual ini merupakan bentuk perlindungan sekaligus simbol marwah bagi pasangan pengantin.
  • Manca bukan sekadar atraksi seni. Dalam tradisi masyarakat Bajo, tarian ini berfungsi sebagai fondasi etika dan disiplin diri.

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMEE – Tradisi bela diri Manca menjadi pusat perhatian dalam prosesi jelang pernikahan warga Suku Bajo, Andar dan Fitriani, di Dusun Namandoi, Desa Nangahale, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/6/2026). 

Tarian yang memadukan ketangkasan fisik dan nilai spiritual ini merupakan bentuk perlindungan sekaligus simbol marwah bagi pasangan pengantin.

Bukan Sekadar Tradisi

Haji Najamudin, tokoh pelestari Manca di Dusun Namandoi, menjelaskan bahwa Manca bukan sekadar atraksi seni. Dalam tradisi masyarakat Bajo, tarian ini berfungsi sebagai fondasi etika dan disiplin diri.

”Manca hadir untuk menjaga martabat anak muda agar mereka merasa nyaman dan terlindungi. Dalam prosesi pernikahan, tarian ini berfungsi sebagai pengawal agar pesta berjalan khidmat,” ujar Najamudin di sela-sela kegiatan.

Baca juga: Jaga Tradisi, Pernikahan Suku Bajo di Nangahale Sikka Hidupkan Lagi Tari Manca hingga Kurintigi

Menurut Najamudin, terdapat aturan ketat dalam pementasan Manca yang terbagi dalam empat jurus utama. Prosesi belajar yang membutuhkan waktu berbulan-bulan ini mencapai puncaknya pada ritual ”guru kasih mandi”, yang diyakini membantu murid dalam memahami langkah-langkah sakral serta melatih kesabaran batin.

Di sisi lain, Salman Al Farisi, seorang pamanca muda, menyoroti filosofi pedang (pedah) dalam tarian tersebut sebagai cerminan manajemen konflik dalam rumah tangga.

Ia mengibaratkan dua pesilat yang beradu ketangkasan namun berakhir dengan jabat tangan sebagai wujud kedewasaan.

”Filosofi pedang dalam Manca sangat personal bagi pengantin. Masalah dalam berumah tangga bisa jadi lebih tajam dari pedang ini. Namun, Manca mengajarkan pasangan untuk menghadapi masalah bersama-sama dan menyelesaikannya dengan bijaksana,” ungkap pemuda yang karib dipanggi Faris ini.

Baca juga: Warga Pulau Parumaan Sikka Andalkan Perahu untuk Berbelanja Kebutuhan Lebaran di Kota

Tantangan Regenerasi

Meski menjadi identitas penting masyarakat maritim Bajo, pementasan Manca kini cenderung terbatas pada acara-acara besar. 

Minimnya fasilitas menjadi tantangan nyata bagi regenerasi tradisi ini. Saat ini, kegiatan latihan bagi generasi muda di Dusun Namandoi masih dilakukan berpindah-pindah.

Najamudin dan Faris berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi pembangunan sanggar seni yang representatif di Dusun Namandoi. 

Kehadiran sanggar dinilai penting agar anak-anak usia dini di wilayah tersebut dapat terus mendalami warisan leluhur mereka secara konsisten.

Melalui bimbingan sesepuh dan semangat regenerasi, tradisi Manca terus bertahan sebagai fondasi kehidupan yang harmonis bagi masyarakat Bajo.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved