Berita Sumba Timur
Pemda Sumba Timur Anggarkan Rp500 Juta untuk UMKM
Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Timur, NTT menganggarkan dana sebesar Rp500 juta untuk mendukung kelompok Usaha Mikro, Kecil dan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Yulius-Ngenju.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemda Sumba Timur menganggarkan Rp500 juta pada 2026 untuk mendukung UMKM kecil dan menengah.
- Jumlah UMKM di Sumba Timur tercatat 18.301 unit, menjadi fokus penguatan ekonomi daerah.
- Pemda telah menandatangani PKS dengan Bank Himbara (BRI) untuk mempermudah akses permodalan melalui KUR.
- Upaya ini diyakini akan membuka lapangan kerja, menumbuhkan ekonomi baru, dan meningkatkan pendapatan daerah.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Timur, NTT menganggarkan dana sebesar Rp500 juta untuk mendukung kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dana tersebut diberikan pada tahun 2026 mendatang.
Hal ini disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Sumba Timur, Yulius Ngenju.
“Tahun depan sudah dianggarkan Rp500 juta, diprioritaskan untuk UMKM yang bergerak baik menengah dan kecil. Akan dimanfaatkan sesuai proposal yang diajukan,” katanya saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM pada Selasa (2/12/2025).
Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM ini menjelaskan, untuk mendukung kemajuan dan meningkatkan geliat 18.301 UMKM yang ada di Sumba Timur, pemerintah daerah juga sudah melakukan pertemuan dengan bank Himbara.
Baca juga: 17 Terdakwa Penganiaya Prada Lucky Namo Dituntut Hari Ini
Dalam pertemuan tersebut, kata dia, telah menghasilkan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) yang memperlancar akses permodalan.
Ia meyakini upaya tersebut juga akan berdampak pada terbukanya lapangan kerja.
“Kemarin kami tanda tangan PKS dengan perbankan di bank Himbara (BRI). Sekarang proposal apa pun masyarakat sudah bisa dengan mudah akses KUR. Ketika masyarakat mau mengajukan KUR nanti di lapangan akan cek usahanya, surat keterangan desa dan lainnya. Prosesnya cepat. Perbankan sudah siap untuk itu,” jelasnya.
Ia pun berharap, dengan ketersediaan modal ini akan menumbuhkan ekonomi baru oleh pelaku UMKM dan meningkatkan pendapatan bagi daerah. (dim)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News