El Tari Memorial Cup 2025
Kabar Terbaru Polemik Harga Tiket ETMC XXXIV Ende, Ini Kata Panitia dan PSSI NTT
Panitia ETMC XXXIV Ende 2025 buka suara terkait kenaikan harga tiket partai semifinal dan final untuk kelas ekonomi.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PENDUKUNG-Pendukung-Persena-Nagekeo-saat-hendak-masuk-ke-Stadion-Marilonga.jpg)
Ringkasan Berita:
- Panitia ETMC Ende 2025 menaikkan harga tiket semifinal dan final dari Rp20.000 menjadi Rp50.000 untuk mengurangi lonjakan penonton, berdasarkan pengalaman membludaknya penonton pada 2017.
- PSSI NTT dan tiga tim semifinalis menolak kenaikan harga, karena dianggap memberatkan masyarakat; sementara Bupati Ende menegaskan harga tidak akan diturunkan.
- Jika tidak ada penyesuaian harga, semifinal berpotensi ditunda atau dipindahkan ke venue netral.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Panitia ETMC XXXIV Ende tahun 2025 buka suara terkait kenaikan harga tiket partai semifinal dan final untuk kelas ekonomi dari Rp 20.000 menjadi Rp 50.000.
Menurut Ketua Panitia ETMC XXXIV Ende tahun 2025, Piter Mithe yang ditemui usai MCM babak semifinal bersama keempat tim di Hotel Syifa, Selasa (2/12/2025) malam, kenaikan harga tiket tersebut sudah direncanakan sejak babak penyisihan.
Ia juga menyebut, ada beberapa alasan panitia menaikkan harga tiket babak semifinal dan final ETMC XXXIV Ende tahun 2025.
"Kita mengambil pengalaman kejadian yang tidak bisa kita pungkiri bersama di tahun 2017 bagaimana Stadion Marilonga tidak bisa menampung penonton yang begitu banyak untuk masuk kedalam, kita belajar dari pengalaman itu maka tidak ada cara lain, kalaupun untuk membatasi penonton yang masuk itu dengan harga tiket yang menurut saya sesuai dengan standar," jelas Piter Mithe.
Baca juga: Stadion Marilonga Ende: Wajah Baru yang Memukau, Salah Satu Stadion Terbaik di NTT
Meski demikian, keputusan lanjutan terkait harga tiket babak semifinal dan final ETMC XXXIV Ende masih menunggu keputusan PSSI NTT.
Ia juga mengaku, empat tim yang lolos ke babak semifinal juga keberatan soal kenaikan harga tiket tersebut.
"Kita lihat perkembangan sampai besok (hari ini red-), kalau animo masyarakat jauh dari harapan kita lihat dari PSSI NTT, pengambilan keputusan di mereka tapi di jadwal, besok akan tetap dilaksanakan pertandingan," pungkas Piter Mithe.
Sementara itu, Ketua PSSI Ende, Yadin Pua Rake sebagai perpanjangan tangan dari PSSI NTT mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Pemkab Ende.
"Tadi saya telpon dengan Pak Bupati Ende terkait dengan masalah tiket, penjelasannya secara rinci bahwa PSSI NTT keberatan dengan kenaikan harga tiket karena sangat memberatkan masyarakat pecinta sepakbola," jelas Yadin.
PSSI NTT meminta agar Pemkab Ende dan panitia pelaksana ETMC XXXIV Ende agar menurunkan harga tiket seperti sebelumnya.
Dijelaskan Yadin berdasarkan hasil komunikasi dengan Bupati Ende bahwa sudah ada kurang lebih 1000 lembar tiket sudah terjual masing-masing di Bajawa dan Mbay sehingga akan sangat sulit untuk proses pengambilan.
"Perintah dari PSSI NTT setelah selesai MCM tadi bahwa ada tiga tim yang keberatan dengan harga tiket, dari PSN Ngada, Persena Nagekeo dan Persada SBD, Bajak Laut FC sepertinya abstain tapi komunikasi terakhir sepertinya Bajak Laut juga akan menolak," jelas Yadin.
Yadin menyebutkan, dari hasil komunikasi tersebut Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda tidak akan menurunkan harga tiket.
Kemungkinan terburuk jika harga tiket tidak diturunkan sesuai permintaan PSSI NTT, kata Yadin, pertandingan babak semifinal ETMC XXXIV Ende akan ditunda bahkan pemindahan venue pertandingan di tempat netral.
Hingga pagi ini, belum ada informasi resmi dari pihak Panpel terkait keputusan penurunan harga tiket. (Bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News