TAG
Imigran Terdampar di Rote
-
Di bulan yang sama, ke-15 imigran Bangladesh ini berangkat lagi menuju Medan (Sumatra Utara) dengan menggunakan kapal kayu.
Jumat, 20 Desember 2024
-
Kepala Desa Kolobolon, Ezaf Mbuik membeberkan, ke-15 imigran tersebut ditemukan sekitar pukul 10.00 Wita tepat di bibir Pantai Hena.
Kamis, 19 Desember 2024
-
Saat diinterogasi polisi, para imigran mengaku terdampar di NTT setelah diusir oleh petugas angkatan laut Australia.
Jumat, 12 Juli 2024
-
"Betul, saat ini mereka berada di rumah detensi imigrasi Kupang dan selanjutnya akan dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai dengan aturan yang berl
Jumat, 12 Juli 2024
-
Imigrasi Kupang membawa 44 imigran Bangladesh-Rohingya dari Kabupaten Rote Ndao menuju Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang.
Kamis, 11 Juli 2024
-
Dikatakan Kapolres Mardiono, prosedur keberangkatan menuju Australia, para imigran memperoleh informasi dari akun tik-tok.
Rabu, 10 Juli 2024
-
Kemudian, anggota Polres Rote Ndao mulai membagikan bungkusan nasi dan air minum kepada para imigran satu per satu.
Rabu, 10 Juli 2024
-
Diketahui, ke-44 imigran bersama dua unit kapal yang ditumpangi itu terdampar pada dua lokasi berbeda di Kabupaten Rote Ndao.
Rabu, 10 Juli 2024
-
Warga lalu menginformasikan kejadian itu ke aparat desa dan juga Bhabinkamtibmas setempat dan diteruskan ke Polres.
Selasa, 9 Juli 2024
-
Bentuk kapal itu menyerupai speedboat dan berwarna abu-abu dengan les merah di bagian dasar.
Selasa, 9 Juli 2024