TOPIK
Festival Jelajah Maumere 2025
-
Festival Jelajah Maumere 2025 kembali menampilkan kekayaan kuliner tradisional Sikka. Bolo pagar merupakan kue adat suku Sikka Krowe.
-
Malam puncak Festival Jelajah Maumere 2025 berlangsung meriah di Lapangan Kota Baru, Sabtu (20/9/2025).
-
Lekun merupakan kue khas tradisional masyarakat Maumere Timur di Sikka, Flores NTT. Saat Festival Jelajah Maumere 2025 mereka masak Lekun.
-
Festival yang memasuki hari ketiga ini dengan berbagai penampilan, mulai dari tarian kreasi pelajar, pertunjukan musik etnik.
-
Ketua Perhimpunan Pengrajin Kabupaten Lembata, Bernadus Bera Keytimu (47) mengapresiasi pelaksanaan festival jelajah Maumere sejak Rabu (17/9/2025).
-
Selain kritik, parodi ini juga secara aktif mempromosikan tiga situs budaya lokal: Jong Dobo, Sanggar Bliran Sina, dan Lepo Lorun.
-
Festival Jelajah Maumere 2025 menjadi ajang unjuk karya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sikka.
-
Festival jelajah Maumere berlangsung sejak Rabu (17/9/2025) hingga Sabtu (20/9/2025) bertempat di Lapangan Kota Baru Maumere.
-
Satu diantaranya, mahasiswa Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero.
-
Tema lomba yaitu pangan lokal, sesuai dengan tema besar festival, “Wini Ronan." atau lumbung padi.
-
Meski hanya tampil selama 45 menit, antusiasme penonton tetap tinggi. Mereka memadati lapangan sejak sore
-
Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penciptaan produk-produk ekonomi kreatif yang berakar pada tradisi lokal.
-
Ketua GSC, Maria Welanai Veranda Jemarut (15) mengaku bangga dan senang karena mereka tampil memukau malam itu.
-
Mereka menjual moke khas Wolon Walu serta pangan lokal yang menjadi hasil kerja keras petani dari Kecamatan Bola.
-
"Silet Open Up sudah tiba di Maumere dan sudah cek sound, " demikian kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
-
Festival tahun ini mengusung tema "Wini Ronang", yang secara harfiah berarti lumbung benih. Tema ini diangkat
-
Pembukaan festival ditandai dengan karnaval hias dan pawai pangan lokal yang melibatkan sanggar seni, pelajar
-
Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Ferdinan Evensius Edomeko, S.Fil, tema tersebut
-
Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 17 hingga 20 September 2025, dan dipusatkan di Halaman
-
"Karena kekuatan pariwisata kabupaten Sikka saat ini ada di wisata budaya dan wisata budaya kita