Berita TTU
Pemda TTU Kembangkan Literasi Berbasis Inklusi Sosial
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menginisiasi sejumlah program termasuk mengembangkan literasi berbasis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Perpustakaan-dan-Kearsipan-Kabupaten-TTU-Amandus-Afeanpah.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU terus mendorong literasi berbasis inklusi sosial melalui berbagai program kolaboratif.
- Pada 2024, dinas ini bekerja sama dengan Yabiku NTT memberikan pelatihan kepada 9 anak muda dari desa binaan, dan karya mereka berhasil dipamerkan di event nasional dan internasional.
- Pada 2026, dinas akan berkolaborasi dengan berbagai OPD untuk memperkuat program literasi berbasis inklusi sosial di Kabupaten TTU.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menginisiasi sejumlah program termasuk mengembangkan literasi berbasis inklusi sosial. Demi merealisasikan program ini, OPD tersebut bekerja sama dengan pihak ketiga untuk melaksanakan sejumlah program unggulan.
"Pada tahun 2024 lalu, kita bekerja sama dengan Yabiku NTT untuk memberikan pelatihan kepada 9 orang anak muda di Kabupaten TTU," ujarnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU, Amandus Afeanpah, Minggu, 14 Desember 2025.
Berkat pelatihan tersebut, hasil karya 9 orang anak muda ini berhasil dipamerkan pada sejumlah event nasional maupun internasional di Kota Makassar maupun di Kota Jakarta. Pelatihan tersebut dilaksanakan untuk kaum muda yang berasal dari desa binaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan TTU.
Baca juga: Pameran Fotografi Prodi Ilmu Komunikasi Undana Kupang "Di Balik Kokoh" Sukses Digelar
Amandus menyebut, selama ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan melaksanakan sejumlah program terutama perpustakaan keliling dan silang layanan. Usai menerima instruksi Bupati melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menginisiasi program perpustakaan bagi sekolah-sekolah di Kabupaten TTU.
"Jadi setiap pagi kita akan keliling ke sekolah-sekolah," ungkapnya.
Pelaksanaan program ini dipermudah dengan bantuan satu unit motor perpustakaan keliling dari Perpusnas. OPD tersebut mendapatkan dukungan dana dari Perpusnas Republik Indonesia untuk dalam upaya peningkatan literasi di wilayah perbatasan RI-RDTL.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan TTU juga bakal menempatkan pojok baca digital di SMUK Warta Bakti Kefamenanu. Pojok baca ini bakal bisa diakses oleh semua orang tanpa terkecuali.
Amandus menjelaskan, mereka juga mengajukan pengadaan satu pojok baca digital ke Perpusnas Republik Indonesia. Namun, pojok baca ini akan ditempatkan di tempat umum.
Ia juga mengajak semua masyarakat Kabupaten TTU untuk mendorong peningkatan literasi generasi muda melalui kegiatan membaca.
Pada tahun 2026 mendatang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU akan berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait untuk menyukseskan semua program khusus program literasi berbasis inklusi sosial. (bbr)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News