Kamis, 11 Juni 2026

Berita TTU

Hari Ini Kardinal Ignatius Suharyo Akan Tahbiskan Gereja Lurasik

Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, dijadwalkan menahbiskan Gereja Santa Maria Goreti Paroki Santo Petrus dan Santo Paulus Lurasik

Tayang:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Hari Ini Kardinal Ignatius Suharyo Akan Tahbiskan Gereja Lurasik
Tribunnews.com/POSKUPANG.COM/AGUSTINUS TANGGUR
Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Atambua, Romo Inosensius Nahak, Pr bersama Ketua Panitia Pembangunan Gereja Yulius T. Layansari, di halaman Gereja Lurasik, Minggu (14/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Kardinal Ignatius Suharyo dijadwalkan menahbiskan Gereja Santa Maria Goreti Paroki Santo Petrus dan Santo Paulus Lurasik, TTU, pada 15 Desember 2025.
  • Ia akan didampingi Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku serta para uskup se‑Region Nusra, perwakilan Timor Leste, para imam, biarawan-biarawati, donatur, pemerintah daerah, dan umat sekitar.
  • Pembangunan gereja baru ini diselesaikan hanya dalam 3,5 bulan, setelah gereja lama dibongkar pada 1 Agustus 2025.

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA- Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, dijadwalkan menahbiskan Gereja Santa Maria Goreti Paroki Santo Petrus dan Santo Paulus Lurasik, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), pada Senin, 15 Desember 2025.

Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Atambua, Romo Inosensius Nahak, Pr, mengatakan Kardinal Ignatius akan tiba di Lurasik pada Senin siang dan langsung mengikuti rangkaian kegiatan pentahbisan gereja pada sore hari.

“Bapak Kardinal akan tiba pada Senin siang dan pada pukul 17.00 WITA akan dilanjutkan dengan perayaan pentahbisan gereja. Seluruh persiapan telah dilakukan bersama panitia, umat, dan para donatur,” ujar Romo Ino, yang juga Pastor Rekan di Paroki Lurasik. Minggu (14/12/2025). 

Menurutnya, dalam peresmian tersebut Kardinal Ignatius akan didampingi Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr. Panitia juga mengundang para Uskup se-Region Nusra, perwakilan Keuskupan Timor Leste, Keuskupan Agung Kupang, para imam, biarawan-biarawati, para donatur, Gubernur NTT, para bupati di wilayah Keuskupan Atambua, serta umat paroki sekitar.

Baca juga: Pemda TTU Kembangkan Literasi Berbasis Inklusi Sosial 

 

 

Romo Ino menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan gereja dalam waktu yang sangat singkat.

“Kami sangat bersyukur karena pembangunan gereja ini dapat diselesaikan hanya dalam 3,5 bulan, berkat kerja keras semua pihak, para donatur, umat, serta dukungan TNI/Polri yang beberapa kali turut membantu,” ungkapnya.

Gereja lama Paroki Lurasik mulai dibongkar pada 1 Agustus 2025, dan pembangunan gereja baru dimulai 15 Agustus 2025. Gereja ini dibangun dengan konsep ekologis, menyatu dengan alam karena dikelilingi kawasan hutan.

Bangunan gereja berukuran 26 x 48 meter, dihiasi 56 patung religius, serta menggunakan material khusus seperti batu marmer. 

Ketua Panitia Pembangunan, Yulius T. Layansari, menjelaskan bahwa persiapan pembangunan telah dimulai sejak tahun 2024, dengan pembentukan panitia dan penggalangan dana umat secara bertahap.

“Pengumpulan dana umat dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama umat dibebani Rp 500 ribu per KK, begitu juga tahap kedua dan berjalan hampir satu tahun. Hingga kini, sekitar 95 persen umat telah menyelesaikan kewajibannya,” jelas Yulius.

Ia mengakui dengan dana yang ada tersebut tentunya belum bisa membangun gereja semegah ini. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved