Kamis, 9 April 2026

Berita Manggarai Barat

Sampai September 2021,Dua Kapal Pinisi Terbakar di Labuan Bajo

Musibah kebakaran kapal pinisi berulang lagi di perairan Labuan Bajo,Manggarai Barat.Sampai 10 September 2021 tercatar dua kejadian

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Sampai September 2021,Dua Kapal Pinisi Terbakar di Labuan Bajo
Dokumentasi KUPP Kelas II Labuan Bajo
Tim gabungan berada di anjungan KM Lexxy terbakar di Perairan Menjerite Labuan Bajo Manggarai Barat,Jumat 10 September 2021 

Laporan Repoter, TRIBUN FLORES.COM, Gecio Viana

TRIBUN FLORES.COM,LABUAN BAJO-Kebakaran kapal wisata di perairan Labuan Bajo,Kabupaten Manggarai Barat berulang hari Jumat siang 10 September 2021 menimpa  Kapal Lexxy.

Musibah ini merupakan kejadian kedua selama sembilan belakangan pada tahun 2021.

Kapal pinisi KM Lexxy membawa 20 penumpang, sembilan anak buah kapal (ABK) dan satu kapten kapal terbakar di perairan Manjerite 

Puluhan penumpang tersebut merupakan wisatawan yang melakukan perjalanan wisata pada Jumat 10 September 2021.

Baca juga: Terdakwa Kasus Aset Pemda Manggarai Barat Dituntut Empat dan Lima Tahun Penjara

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan para penumpang telah dievakuasi ke Pelabuhan Pelni Labuan Bajo. 

Musibah sebelumnya  menimpa Kapal Induk Komodo terjadi Rabu 23 Juni 2021 malam.

Lokasi kebakaran di sekitar Pulau Kambing dalam kawasan Taman Nasional Komodo. 

Kejadian itu diduga karena korsleting listrik pada genset, namun tidak memakan korban jiwa.

Baca juga: Kebakaran Kapal Pinisi di Labuan Bajo, Api Muncul dari Genset

Kerugian yang dialami adalah seluruh bagian buritan habis dan dua unit genset dalam kapal ikut habis terbakar.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Labuan Bajo Hasan Sadili mengatakan insiden kapal pinisi yang terbakar di sekitar Perairan Menjerite Labuan Bajo, Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat, Jumat 10 September 2021 sekitar 15.00 Wita. 

Hasan menjelaskan, KM Lexxy berangkat dari Labuan Bajo dengan rute Labuan Bajo menuju Pulau Kelor-Manjarite-Kalong-Padar-Komodo-Manta Point-Kanawa dan kembali ke Labuan Bajo. 

Tiba di lokasi kejadian, kapten Ambotang melihat api muncul dari genset yang berada di atas dek kapal. 

Ambotang dan kru kapal langsung mengevakusi 20 orang penumpang menggunakan skoci menuju kapal lainnya yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Kapal Pinisi Terbakar di Labuan Bajo Tak Ada Korban Jiwa 

"Sebagian kru kapal berusaha memadamkan api yg di atas dek kapal," ujarnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved