Berita Manggarai Timur
Bupati Agas Bertekad Bebaskan 60 OGDJ Dipasung di Manggarai Timur
Bupati Manggarai Timur,Agas Andreas mengatakan 619 ODGJ menjadi panggung nyata untuk berkarya.Tahun depan 60 OGDJ harus bebas pasung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Bupati-Agas.jpg)
Berdasarkan hasil kunjungan rumah terhadap ODGJ dan pengkajian yang dilakukan oleh petugas kesehatan pada umumnya pasien didiagnosa skizofrenia sejumlah 557 orang, gangguan depresi 55 orang, demensia 3 orang dan ganggunan somatofrom sebanyak 2 orang.
Indikator SPM pelaksaan pelayanan kesehatan jiwa bagi ODGJ di Kabupaten Manggarai Timur yang tertuang dalam RPJMD tahun 2019/2024 dimana menargetkan seluruh pasien gangguan jiwa berat terlayani kesehatan sesuai standar.
Baca juga: Lamba Leda Selatan Punya Sembian Kades Baru Dilantik Bupati Manggarai Timur
Karena itu, kata Dikatakan dr Tintin, upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan dan Puskesmas pelayanan kesehatan jiwa bagi ODGJ dengan melakukan kegiatan kunjungan rumah dan pengkajian terhadap pasien seperti pengukuran tanda-tanda vital, personal hyegen, perawatan, edukasi keluarga dan juga terapi pengobatan.
Meski demikian, dr Tintin, mengaku hambatan yang dihadapi mencapai standar pelayanan kesehatan yang maksimal yakni kurangnya tenaga kesehatan terlatih dan berkompoten, minimnya ketersediaan logistik atau fasilitas penunjang kanjinya guna mendukung pelayanan kesehatan jiwa seperti perawatan, pengobatan, rujukan dan rehabilitasi bagi pasien.
"Berangkat dari masalah ini, Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit/Direktorat P2 Masalah Kesehatan Jiwa, Kemenkes RI melaksanakan kegiatan penguatan program pelayanan kesehatan jiwa dan penanganan pasung di Kabupaten Manggarai Timur Tahun Anggaran 2021,"terangnya.
Berita Manggarai Timur lainnya