Breaking News:

Berita Flores Timur

Empat Perempuan di Flores Timur Terpilih Kepala Desa

Pemilihan 118 kepala desa baru di Kabupaten Flores Timur bulan Oktober 2021 berhasil meloloskan empat perempuan.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Calon Kepala Desa Wure terpilih, Herlina Nikolona Diaz. 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM.COM, Amar Ola Keda

TRIBUN FLORES.COM, LARANTUKA-Keikutsertaan kaum perempuan dalam pemilihan kepala desa serentak 2021 di Kabupaten Flores Timur menjadi syarat mutlak terciptanya kultur pengambilan kebijakan publik yang ramah dan sensitif kepada kepentingan perempuan.

Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya empat perempuan dalam pemilihan kepala desa serentak 16 Oktober 2021

Kepala Dinas PMD Flores Timur, Theodorus Hadjon mengatakan keempat perempuan yang terpilih menjadi kepala desa itu yakni, di Desa Hewa Kecamatan Wulanggitang, Desa Lamaole Kecamatan Solor Barat, Desa Wure Kecamatan Adonara Barat dan Desa Lebao Kecamatan Solor Timur.

Sebanyak 12 orang Aparatur Negara Sipil (ASN) di Kabupaten Flores Timur (Flotim) Pulau Flores yang mendapatkan izin Bupati Flotim mengikuti pencalonan kepala desa, enam orang diantaranya terpilih menjadi kepala desa.

Baca juga: Taman Doa Bukit Fatima, Destinasi Wisata Religius Baru di Larantuka

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Flores Timur, Theodorus Hadjon mengatakan enam orang terpilih menjadi kepala desa yakni Kepala Desa Redontena Kecamatan Kelubagolit, Kepala Desa Watowara Kecamatan Titehena, Kepala Desa Nisa Bulan Kecamatan Adonara, Kepala Desa Hurung Kecamatan Adonara Barat, Kepala Desa Lewobunga Kecamatan Adonara Timur dan Kepala Desa Lewat Kecamatan Ile Boleng.

"Ada enam ASN yang terpilih sedangkan enam lainnya tidak terpilih," katanya kepada wartawan, Jumat 19 November 2021.

Ia mengatakan, bagi ASN yang maju calon kades dan tidak terpilih maka akan kembali ke unit kerjanya. Sementara yang terpilih maka terhitung sehari setelah tanggal pelantikan yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari ASN.

ASN yang terpilih menjadi Kades, kata dia, tidak akan hilang semua hak dan kewajibannya, termasuk gaji berkala.

Baca juga: Kantongi Izin Bupati Flotim, Enam ASN Terpilih Jadi Kepala Desa

"Gaji ASN tetap jalan, hanya tunjangan penambahan penghasilan (TPP) saja yang tidak dapat sesuai Perbup. Termasuk penjabat kades," katanya.

Ia menambahkan, ASN yang diberi ijin menjadi calon kades dan terpilih itu tidak akan berpengaruh pada kekosongan jabatan di tempat ia bekerja.

"Hampir semua ASN yang diberi ijin ini, tidak menjabat struktural, lebih banyak staf pelaksana (fungsional umum), jadi tidak berpengaruh. Kalau dia memiliki jabatan, pasti atasannya tidak memberi rekomendasi, karena akan terjadi kekosongan," jelasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 118 desa di Kabupaten Flores Timur melaksanakan Pilkades serentak 16 Oktober 2021. Sebanyak 118 desa itu tersebar di 17 kecamatan dari total 19 kecamatan di Kabupaten Flores Timur. Dua kecamatan yang tidak menggelar Pilkades serentak yakni, Kecamatan Larantuka dan Kecamatan Demon Pagong.

Berita Flores Timur lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved