Breaking News:

Berita Mbay

Nama Dandim Ngada Dicatut Oknum Minta Nomor Kontraktor Mbay

Ulah seseorang mengatasnamakan Dandim Ngada,Letkol Inf Ferdinand menelpon Plt Kadis Kesehatan Nagekeo meminta referensi nomor kontraktor di Mbay.

Editor: Egy Moa
ISTIMEWA
Pasi Intel Kodim 1625/Ngada, Lettu Inf Fransisco Amaral 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUN FLORES.COM,MBAY-Ulah seseorang mengatasnamakan Dandim Ngada, Letkol Inf Ferdinand meminta referensi nomor telphon para kontraktor di Kota Mbay.

Salah satu korban yang mendapat telpon dari oknum yang tidak bertanggungjawab adalah Plt Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo, dr. Renny Wahyuningsih.

Dandim 1625/Ngada, Letkol Inf Ferdinand melalui Pasi Intel Kodim 1625/Ngada Lettu (Inf) Fransisco Amaral membenarkan kejadian itu, ketika dihubungi TRIBUN FLORES.COM, Selasa 23 November 2021.

Fransisco mengatakan penipuan tersebut terjadi Selasa 23 November 2021 sekira pukul 11:00 Wita. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, dr. Renny mendapat telpon dari orang yang tak bertanggung jawab.

Baca juga: Bupati Nagekeo Tawarkan Dua Opsi Selesaikan Lahan Pasar Boawae

Orang dengan nomor telepon 081389855355 menelpon dengan mengatasnamakan Dandim Ngada Letkol Inf Ferdinad dan diterima Plt. Kadis Kesehatan Nagekeo.

Dalam obrolan tersebut ada beberapa poin yang disampaikan oknum yang mengatasnamakan Dandim tersebut. Ia mengaku sebagai Komandan Kodim 1625/Ngada sebagai penguasa wilayah Kabupaten Nagekeo dan Ngada dalam waktu berencana untuk membangun Kodim baru di Kabupaten Nagekeo.

Dia meminta referensi pelaksanaan kontraktor di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo. Orang tersebut meminta meminta nomor kontak atau nomor telpon para kontraktor proyek yang mengerjakan proyek di Dinas Kesehatan Nagekeo.

Karena mengatasnamakan Komandan Kodim, kata Fransisco, aparat intel Kodim di lapangan tetap berkoordinasi dengan pihak dinas maupun aparat terkait tentang penelpon gelap.

Baca juga: Bupati Nagekeo Terima Plakat WTP dari Kementerian Keuangan

"Karena yang dilakukan itu merupakan tindakan tidak terpuji mengatas namakan institusi, akan tetapi nomor handphone yang bersangkutan masih kami lacak keberadaannya," kata Francisco.

Fransiskus mengimbau masyarakat di Kabupaten Nagekeo harus berhati-hati dengan oknum yang tidak bertanggung jawab yang menelpon mengatasnamakan Dandim Ngada.

Berita Nagekeo lainnya

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved