Berita NTT
Wakil Gubernur Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTT
Musyawarah Provinsi Palang Merah Indonesia (PMI) NTT memilih Wakil Gubernur NTT, Yosef Nae Soi menjabat Ketua PMI NTT periode 2021-2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Ketua-PMI-NTT.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Irfan Hoi
TRIBUN FLORES.COM,KUPANG-Wakil Gubernur (NTT, Josef A. Nae Soi terpilih secara aklamasi menjabat Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) NTT periode 2021-2026 dalam Musyawarah Provinsi IX PMI NTT di Hotel Kristal Kupang, Selasa 23 November 2021.
Josef Nae Soi, memberi apresiasi kepada forum Musprov dan meminta dukungan PMI untuk tetap bersinergi bersama pemerintah daerah.
“Terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada saya melalui pemilihan secara aklamasi. Saya juga mengatakan bahwa tidak ada pihak yang kalah dan tidak ada pihak yang menang, kita kita sama-sama fokus bertujuan melayani orang banyak,” ujar Josef Nae Soi.
Ia meminta PMI NTT bersinergi dan bekerja bersama Pemerintah Daerah NTT baik pemerintah kabupaten dan kota untuk melayani masyarakat.
Baca juga: Upah Minimum Provinsi NTT 2022 Naik Rp 25 Ribu
Ia menyarankan PMI di setiap kabupaten harus punya bank data mengenai golongan darah setiap masyarakatnya. Bila ada yang membutuhkan pertolongan donor darah maka sudah ada anggota masyarakat yang sudah siap mendonorkan darahnya.
“Desa-desa juga harus punya bank darah. Itu juga untuk menjaga pertolongan pada ibu hamil yang hendak melahirkan,” tambahnya.
Sehari sebelumnya pada pada saaat membuka kegiatan Musprov tersebut, Nae Soi meminta pengurus PMI untuk selalu hadir bagi masyarakat dengan pelayanan maksimal.
“PMI ini tugas mulia, Orang PMI harus punya semangat dan harus cerdas serta siap siaga. Dimana masyarakat bersedih karena adanya bencana atau kecelakaan disitu PMI ada, dan dimana masyarakat gembira karena sudah pulih dari situasi bencana maka disitu PMI hadir. Kita selalu berada bersama masyarakat,” katanya.
Baca juga: Ketua DPD Forkoma PMKRI NTT; Anggota Forkoma Harus Menjadi Garam dan Terang
Dijelaskan Josef Nae Soi, beberapa hari lalu Kepala BMKG NTT telah memberikan informasi bahwa beberapa bulan ke depan di semua kabupaten di NTT berpotensi mengalami curah hujan tinggi dan tanah longsor.
Oleh sebab itu ia meminta kepada jajaran PMI untuk siap menghadapi bencana yang datang sewaktu-waktu.
Wagub juga meminta PMI untuk tetap melayani sesuai dengan 8 tugas yang tercantum dalam UU Nomor 1 tahun 2018 yaitu Memberikan bantuan kepada korban Konflik Bersenjata, kerusuhan, dan gangguan keamanan lainnya, memberikan pelayanan darah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Juga melakukan pembinaan relawan, melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan Kepalangmerahan, menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan kegiatan Kepalangmerahan.
Serta membantu dalam penanganan musibah dan/atau bencana di dalam dan di luar negeri, dan membantu pemberian pelayanan kesehatan dan sosial dan melaksanakan tugas kemanusiaan lainnya yang diberikan oleh pemerintah.