Jumat, 5 Juni 2026

Berita NTT

Kolaborasi Musisi NTT Hadirkan Enam Lagu Natal

Penyanyi kondang NTT,Yanti Sedo berkolaborasi dengan penulis lagu Xaverius Taek dan produser Tony Darmansyah melahirkan album Sukacita Natal 2021.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Kolaborasi Musisi NTT Hadirkan Enam Lagu Natal
TRIBUN FLORES.COM/MICHAELLA UZURASI
Kolaborasi penyanyi asal NTT melahirkan album natal 2021. 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Michaella Uzurasi

TRIBUN FLORES.COM,KUPANG-Penyanyi kondang NTT, Yanti Sedo berkolaborasi dengan penulis lagu NTT, Xaverius Taek dan diproduseri oleh Tony Darmansyah melahirkan album Sukacita Natal yang berisi enam lagu.

Enam lagu tersebut adalah Warta Kelahiran Yesus, Natal dan Kehadiranmu, Semarak Damai Natal, Krc. Malam Kudus, Demi Penebus Dunia, Sang Ada dan Kasih.

Yanti mengatakan, album natal tersebut dipersiapkan hanya selama kurang lebih dua minggu dari proses awal hingga akhir. Yanti yang adalah penyanyi kondang NTT, juga merupakan pendiri sekaligus Ketua Ikatan Musik Country NTT sehingga tidak begitu kesulitan menyesuaikan dengan lagu dari pencipta yang lebih dominan ke musik country.

"Album itu ada country bluegrass, ada country waltz, keroncong juga, tapi memang lebih dominan country," kata Yanti, Sabtu, 11 Desember 2021.

Baca juga: Orasi Hari HAM Sedunia; Sembur Paus NTT Kritisi Penindasan Masyarakat Adat

Karya tersebut mendapat banyak perhatian dari para penikmat musik dari dalam negeri hingga ke mancanegara.

"Saya bersyukur bahwa channel saya ini bisa berkembang sampai di luar negeri, ada yang di Malaysia, Singapura dan Amerika dan saya berterimakasih album Natal baru 9 hari bisa sampai segitu banyak viewersnya," kata Yanti.

Dia berharap pesan yang disampaikan oleh lagu ini bisa berguna untuk masyarakat dan bisa menghibur semua yang mendengarnya.

Terkait pesan yang terkandung dalam lagu, sang penulis, Xaverius Taek mengungkapkan, judul album diambil yang umum, Sukacita Natal, tetapi secara materi, filosofi, sudut pandang teologis dan biblisnya, penulis ingin menyampaikan melalui lagu - lagu ini bahwa Sabda telah menjadi Manusia atau Firman telah menjadi Manusia.

"Jadi keseluruhan lagu menceritakan itu," imbuhnya.

Baca juga: Kapolda NTT Santuni Keluarga Almarumah Astri Manafe

Lagu kedua yang berjudul Natal dan Kehadiranmu, lanjut dia, adalah refleksi bahwa momentum Natal bukan cerita gembira untuk semua orang.

"Jadi, khusus lagu kedua itu dia memang cerita bagaimana orang rindu Natal tetapi ada banyak halangan. Katakanlah saudara - saudara yang masih di bui, atau mereka yang karena panggillan tugas jadi masih di laut, atau yang masih terbaring di rumah sakit, itu yang mau kita lihat bahwa kerinduan itu ada dan keluarga tetap mendukung karena itu memang tidak bisa ditunda, artinya kehidupan harus terus berlangsung jadi semua itu kita maknai sebagai bakti kita," jelas Xaver.

"Kalau penghayatan biblis - teologis itu terangkum di lagu keroncong karena itu saya tulis berdasarkan Alkitab dari Kejadian sampai Injil Lukas. Bahwa manusia jatuh dalam dosa tetapi ada janji keselamatan di situ dan itu terpenuhi malam Natal Tuhan mewujudkan itu, datang penyelamat," lanjutnya.

Xaver berharap, para penikmat musik bisa membiasakan diri untuk menyerap pesan - pesan dari lagu karena nilai - nilai artistik dari sebuah lagu sebenarnya terletak pada lirik lagu.

Baca juga: Dugaan Pembunuhan Astri Manafe; Ny.Randi Izin Mengajar Diperiksa Polda NTT

"Kalaupun dalam banyak kesempatan hal itu belum jadi perhatian, katakanlah musik - musik yang ditujukan untuk sekedar bergembira tetapi pada dasarnya lagu itu adalah bentuk lain nilai artistik dari penulis berupa pesan yang ingin disampaikan ke pendengar karena pesan lagu yang ingin disampaikan ini yang menginspirasi kita untuk bagaimana aransemennya, bagaimana notasinya, pilihan - pilihan diksi yang digunakan untuk menyampaikan pesan itu," terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved