Berita NTT

Penyidik Kejari TTU Sita Uang Tunai Rp 1 M, Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Inbate

Demikian disampaikan Kepala Kejaksanan Negeri Timor Tengah Utara (TTU) Robert Jimmi Lambila, SH, MH, Selasa 25 Januari 2022.

Editor: Gordy Donovan
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Kajari TTU Robert Jimmi Lambila, S. H., M. H, Senin, 20/12/2021. 

TRIBUNFLORES.COM, KEFAMENANU - Perkembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Puskesmas Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT, pada Dinas Kesehatan tahun anggaran 2020 memasuki babak baru.

Tim penyidik Kejari TTU menyita uang sebesar Rp 1.017.354.915 dari kontraktor pelaksana bersama PPK dan konsultan pengawas Pembangunan Puskesmas Inbate.

Pengembalian kerugian keuangan negera tersebut berasal dari kontraktor pelaksana terhadap ketidaksesuaian pekerjaan oleh rekanan, pengembalian oleh konsultan pengawas, pinjam bendera, uang yg diserahkan ke pejabat. 

Demikian disampaikan Kepala Kejaksanan Negeri Timor Tengah Utara (TTU) Robert Jimmi Lambila, SH, MH, Selasa 25 Januari 2022.

Baca juga: Sempat Terpeset 3 Kali, Mahasiswa Ini Tewas saat Mendaki Gunung, Ini Kata Polisi

 

Ia menjelaskan, pada Senin, 24 Januari 2020 telah dilakukan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi, yaitu Thomas Laka (Kadis Kesehatan), Leonard Diaz (PPK), Yohanis Candra Asa, Benyamin Lasakar (Pelaksana pekerjaan), Yakobus Sonbay (perantara). 

Dengan demikian, hingga saat ini sebanyak 27 orang saksi yakni; KPA, PPK, POKJA, Konsultan Perencana, Kontraktor pelaksana, Konsultan Pengawas, Tim Teknis, PPHP, Bendahara, Tenaga Ahli dalam kontrak telah diperiksa Tim Penyidik Kejari TTU.

Ia menambahkan, sebelumnya pada Rabu, 12 Januari 2022 Tim Penyidik bersama Tim Ahli Politeknik Negeri Kupang telah melakukan pemeriksaan fisik pekerjaan gedung Puskesmas Inbate. 

Lebih lanjut dijelaskan Robert, perihal kelanjutan penanganan perkara tersebut, Tim Penyidik akan meminta keterangan lagi dari beberapa pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung Puskesmas Inbate.

Baca juga: Kasus DBD di NTT Melonjak, 2 Orang Meninggal Dunia

Tidak hanya itu, orang nomor satu Kejari TTU menerangkan dalam waktu dekat Tim Penyidik akan menentukan pihak-pihak yang paling bertanggungjawab terhadap penyimpangan dalam pembangunan gedung puskesmas inbate. (*)

Berita TTU Lainnya

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Dugaan Korupsi Puskesmas Inbate, Kejari TTU Sita Uang Tunai Rp 1 Miliar

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved