Gempa Flores
Gempa Guncang Flores hingga Dini Hari, Ini Imbauan Bupati Manggarai
Bupati Manggarai Herybertus G.L.Nabit menyampaikan beberapa imbauan agar masyarakat tetap waspada terutama di wilayah pesisir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Bupati-Manggarai-Herybertus-GLNabit-saat-memantau-perkembangan-gempa.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Gempa bumi mengguncang Flores sejak pukul 20.35 Wita, Senin 21 Februari 2022 hingga pukul 01.30 Wita, Selasa 22 Februari 2022 malam.
Terhitung sudah terjadi sekitar belasan kali gempa bumi mengguncang Flores.
Adapun lokasi titik gempa terletak di 8.03 LS, 120.73 BT (71 KM Timur Laut Ruteng, Kabupaten MAnggarai). Di wilayah Laut Flores.
Bupati Manggarai Herybertus G.L.Nabit menyampaikan beberapa imbauan agar masyarakat tetap waspada terutama di wilayah pesisir.
Baca juga: Material Tanah Tutup Jalan, Bus Penumpang Ende-Bajawa Tertanam di Nangaba Ende
Pertama, Untuk masyarakat di wilayah pesisir agar tetap waspada sepanjang malam ini, namun jangan panik.
Ia menyebutkan Pemkab Manggarai sudah melakukan koordinasi dengan semua pihak. Aparat Kecamatan dan Desa/Kelurahan bersama TNI Polri sudah siaga di Posko masing-masing kecamatan.
Ia menyatakan sekolah-sekolah yang terletak di wilayah yang lebih di tinggi di Kecamatan Reok juga sementara dihubungi untuk disiapkan menjadi tempat pengungsian apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.
"Puskesmas Reo juga sudah disiapkv,"ujarnya.
Kedua, Untuk masyarakat di wilayah pegunungan agar tetap waspada sepanjang malam ini, tetapi tetap jangan panik.
• Khusus Masyarakat yang berada pd daerah2 rawan longsor agar segera menghindari daerah tersebut.
• Pemkab Manggarai sudah memerintahkan aparat Kecamatan /Desa/Kelurahan untuk bersiaga.
Baca juga: 14 Siswa SD di Rahong Utara Manggarai Terkonfirmasi Covid 19
• Pihak RSUD Ben Mboi Ruteng dan Puskesmas juga sudah bersiapa siaga. Para keluarga pasien juga sudah diminta untuk tidak panik dan tetap waspada.
• Kantor-kantor pemerintah juga sedang disiapkan untuk dijadikan tempat pengungsian apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.
Ketiga, Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama BMKG terus memantau setiap perkembangan gempa. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat (BNPB) terus dijalankan.