Jumat, 1 Mei 2026

Orang Tenggelam di Manggarai

Cari Siput di Pantai Ndosor Manggarai, Pria asal Paka Tewas

Seorang pria tenggelam di laut dekat area pantai Ndosor, Desa Satar Luju, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Rabu, 8 April 2026.

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Cari Siput di Pantai Ndosor Manggarai, Pria asal Paka Tewas
TRIBUNFLORES. COM/HO-POLRES MANGGARAI
EVAKUASI---Aparat kepolisian bersama warga sedang mengevakuasi jasad korban, Frederikus Manjur yang ditemukan tenggelam di pantai pantai Ndosor, Desa Satar Luju, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Rabu, 8 April 2026. 

Ringkasan Berita:Seorang pria tenggelam di laut dekat area pantai Ndosor, Desa Satar Luju, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Rabu, 8 April 2026.

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG---Seorang pria tenggelam di laut dekat area pantai Ndosor, Desa Satar Luju, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Rabu, 8 April 2026.

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si, menyampaikan itu melalui Kasi Humas Polres Manggarai, AKP GST Putu Saba Nugraha, kepada TRIBUNFLORES.COM, Rabu 8 April 2026 malam. 

Putu menerangkan, pasca mendapat informasi adanya penemuan jenazah korban, personel Polsek Satarmese Kapolsek Satarmese Iptu Kiki M. Bachsoan, S.Sos bergerak cepat turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama warga mengevakuasi jasad korban dan melakukan olah TKP. 

Dari hasil olah TKP dan identifikasi diketahui korban bernama Frederikus Manjur (28), seorang warga asal Paka, Desa Satar Lenda, Kecamatan Satarmese Barat.

 

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Guncang Lembata NTT Terasa hingga Adonara, Puluhan Rumah Rusak

 

 

Kronologis Kejadian

Putu menerangkan, peristiwa bermula pada Selasa 7 April 2026 sekitar pukul 19.00 Wita, korban sempat mengajak kerabatnya untuk mencari siput, namun akhirnya berangkat sendiri menuju Pantai Waeabeng-Ndosor untuk menyelam.

Lantaran tak kunjung pulang 

hingga Rabu 8 April 2026 pagi, Esty, istri korban merasa gelisah dan melakukan pencarian bersama pihak keluarga. Sekitar pukul 14.00 Wita, setelah penyisiran intensif selama 4 jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa alias meninggal dunia oleh Dai Yuduf dan Elias Ndadang. 

Jasad korban ditemukan di dasar air dengan kedalaman sekitar 3 sampai 4 meter pada radius 20 meter dari bibir pantai.

Keluarga Tolak Autopsi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved