Guru Pukul Siswa SD
Update Terbaru Dugaan Kasus Guru Pukul Siswa SD di Ruteng Manggarai
Sementara Orang tua DKD, LJ (59) tidak menerima tindakan oknum guru tersebut kepada anaknya apapun alasannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kekerasan-Terhadap-Anak-Sekolah-Dasar.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Seorang siswa Sekolah Dasar di Manggarai DKD (9) diduga mendapat perlakuan tindakan kekerasan dari gurunya sendiri hingga mengalamai luka lebam di bagian punggung dan kaki bagian kanan.
Dugaan tindakan kekerasan itu dilakukan oleh AL seorang guru penjas disekolah tersebut saat menjalankan latihan upacara berdera, Jumat 18 Februari 2022 lalu.
Tindakan kekerasan yang diduga oleh oknum guru tersebut diduga menggunakan sepotong kayu dikarenakan DKD dan kawan-kawanya melakukan kesalahan saat berlatih Upacara bendera.
Kepala sekolah disekolah tersebut RU saat ditemui TRIBUNFLORES.COM di ruang guru sekolah tersebut membenarkan kejadian itu, namun dia mengaku hanya memberikan teguran secara lisan kepada AL.
Baca juga: Kakak dan Adik di Matim, Penderita ODGJ dan Stroke Tinggal di Gubuk Reot Tanpa Listrik dan MCK
"Iya benar adanya,"ungkapnya
Sementara Orang tua DKD, LJ (59) tidak menerima tindakan oknum guru tersebut kepada anaknya apapun alasannya.
"Saya menolak dengan tindakan ini, kalaupun mendidik tidak sekeras itu mengingat kabupaten Manggarai kabupaten ramah anak, beri ruang rasa aman untuk anak,"Ungkapnya saat ditemui dikediamannya Jumat 18 Februari 2022.
Upaya Mediasi
Upaya mediasi telah diupayakan oleh kepala sekolah RU sebagai bentuk pertanggungjawaban dan niat baik dari KL, namun beberapa kali dihubungi baik oleh TRIBUNFLORES.COM dan Kepala sekolah namun KL enggan untuk merespon.
"Saya sudah menghubungi beberapa kali namun dia tidak merespon,"ungkap Kepsek RU, Rabu 23 Februari 2022.
Sementara selaku orang tua dari DKD, LJ hanya mengharapkan niat baik dari oknum guru tersebut agar kepercayaan diri dari anaknya kembali pulih.
Baca juga: Modus Memeras Rekam Video Pornografi, Pria Asal Ende Diamankan Polres Manggarai
"Kita sebenarnya tidak menuntut banyak, mengharapkan niat baik dari dia, untuk bertemu dengan kami agar anak saya kembali mendapatkan kepercayaan diri,dan menganggap guru orang baginya disekolah,"ujar LJ.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Fransiskus Gero kepada TRIBUNFLORES.COM pada Jumat 18 Februari lalu menegaskan tidak boleh ada tindakan kekerasan kepada anak didik disemua jenjang pendidikan di Kabupaten Manggarai dalam Bentuk Apapun