Berita Manggarai Barat

Februari 2022, Ada 2 Kasus Dugaan Bunuh Diri di Manggarai Barat

Setelah menerima telepon dari orang tuanya, korban lalu keluar dari asrama dan menangis di samping aula sekolah.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-HUMAS POLRES MABAR
OLAH TKP: Personel Polsek Lembor saat melakukan olah TKP kasus dugaan bunuh diri, Kamis 24 Februari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Gecio Viana

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Sebanyak 2 kasus bunuh diri terjadi di Kabupaten Manggarai Barat dalam bulan Februari 2022.

Berdasarkan data yang dihimpun TRIBUNFLORES.COM, kasus bunuh diri pertama terjadi pada 16 Februari 2022.

Korban dalam kasus ini merupakan siswa SMAK St Klaus Werang berinisial VK (16).

Kasat Reskrim Polres Mabar, Iptu Yoga Dharma Susanto mengatakan, setelah melakukan olah TKP, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Werang untuk dilakukan Visum Ed Repertum (VER).

Baca juga: Bantuan Sembako Kemensos RI Disalurkan di Kecamatan Wolowae

 

Dari hasil VER yang dilakukan pihak medis Puskesmas Werang, dr.Maria N.E.B menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar, penyebab kematian korban murni karena gantung diri.

Hal tersebut diperkuat karena tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Pada saat melakukan visum pihak keluarga korban juga turut ikut menyaksikan,” tuturnya.

Terkait kronologi kejadian, Kasat Reskrim menjelaskan pada Selasa 15 Februari 2022, sekira pukul 22.15 Wita, pembina asrama putra SMAK St Klaus Werang, Naldi Jehanu menelepon bapak korban untuk memberitahukan, korban ada masalah di sekolah.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved