Berita NTT

Waktu Tunggu dan Calo Pelayanan Publik Dikeluhkan Masyarakat NTT

Kepala Ombudsman NTT,Darius Beda Daton membeberkan waktu menunggu pelayanan dan calo selalu dikeluhkan masyarakat NTT.

Editor: Egy Moa
TRIBUNFLORES.COM/RYAN TAPEHEN
Kepala Ombusdman Perwakilan NTT,Darius Beda Daton membawakan materi di Public Hearing SMK PP Negeri Kupang, Selasa 22 Maret 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Ryan Tapehen

TRIBUNFLORES.COM, OELAMASI- Waktu menunggu pelayanan di instansi pemerintahan merupakan hal yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat NTT.

"Selama saya keliling di NTT yang paling banyak saya temukan adalah hal itu (waktu menunggu layanan)," ungkap Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Darius Beda Daton dalam Public Hearing SMK PP Negeri kupang, Selasa 22 Maret 2022.

Darius  meminta  setiap instansi ataupun lembaga mengatur standar waktu semampu mereka sehingga tidak terjadi komplain. Selain waktu menunggu layanan keluhan lain juga seperti calo yang terlalu banyak dan pelayanan yang berbelit-belit masuk dalam keluhan terbanyak pelayanan publik di NTT.

Menjadi narasumber public hearing, Darius mengaku sangat senang karena selama ini kegiatan pelayanan publik paling banyak datang dari instansi pemerintah.

Baca juga: TKI Ilegal TTU dan Belu di Flotim Dipulangkan, Biaya Ditanggung Pemprov NTT

"Karena SMK PP Negeri Kupang berada di bawah Kementerian Pertanian menurut saya Kementerian Pertanian selalu komplit dalam pelayanan publik sehingga selalu mendapatkan penghargaan dan saya melihat pelayanan publik yang disampaikan sudah sangat baik," ungkap Darius.

Dia menekankan dua hal yakni sumber daya manusia, sarana dan prasarana harus cukup dalam memenuhi standar pelayanan di dunia pendidikan.

Dengan demikian standar waktu pelayanan yang paling sering dikeluhkan bisa dihilangkan di SMK PP Negeri Kupang.

Oleh karena itu dengan adanya public hearing ini sekolah dapat mendengar ar-rahman dari Mitra kerja demi meningkatkan mutu pelayanan sekolah karena biasanya yang paling sering diributkan di sekolah adalah soal penerimaan siswa baru.

Baca juga: Bank NTT dan KSOP Teken Kesepakatan Pendukung Waterfront Pelabuhan Labuan Bajo

Untuk mendapatkan saran dan masukan, pihak sekolah harus memberikan akses mudah bagi orang yang mau melakukan pengaduan supaya sekolah juga bisa mengetahui apa yang harus diperbaiki.

Berita NTT lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved