Pembangunan Waduk Lambo

Warga Pro dan Kontra Ribut di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo/Mbay

Namun warga Rendubutowe menolak melakukan ritual oleh warga Kawa merasa lokasi waduk adalah tanah ulayatnya.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-WARGA
RIBUT - Sejumlah warga pro dan kontra ribut saat ritual adat yang digelar Suku Kawa di lokasi pembangunan waduk Lambo Mbay Kabupaten Nagekeo, Kamis 24 Maret 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, NAGEKEO - Sejumlah potongan video berdedar di media sosial.

TRIBUNFLORES.COM menerima sejumlah potongan video itu, Jumat 25 Maret 2022 sekitar pukul 05.53 Wita.

Dalam video itu tampak sejumlah warga sedang ribut di sesuatu tempat.

Dari penelusuran TRIBUNFLORES.COM, menyebutkan dalam video itu adalah sejumlah warga yang pro dan kontra pembangunan Waduk Lambo/Mbay di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Mengenal Tradisi Ule Nale, Kearifal Lokal yang Masih Dilestarikan di Sikka

 

Saat itu mereka ribut di lokasi pembangunan Waduk Desa Rendubutowe Kecamatan Aesesa Selatan kabupaten Nagekeo, Kamis 24 Maret 2022.

Keributan diduga dipicu akibat warga yang pro pembangunan hendak melakukan ritual adat namun dihalau oleh warga yang menolak.

Beruntung keributan tidak memicu aksi kekerasan.

Tampak sejumlah warga yang pro dari Kampung Kawa terlibat adu mulut dengan warga kampung Rendubutowe sesaat ketika warga Kampung Kawa hendak melakukan ritual adat di lokasi pembangunan waduk.

Baca juga: Pertanggungjawaban Dana BOS dan Pengelolaan Aset Daerah Hambat Flotim Raih WTP

Namun warga Rendubutowe menolak melakukan ritual oleh warga Kawa merasa lokasi waduk adalah tanah ulayatnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved