Gali Kubur Jenazah ASN Sikka

Penggalian Kubur Jenazah ASN Sikka untuk Kepentingan Proses Hukum

Yang mana ASN di Kabupaten Sikka, Sabtu, 6 November 2021 diduga meninggal dunia karena karena dugaan tindak pidana.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/NOFRI FUKA
GALI KUBUR-Proses penggalian kubur jenazah ASN Sikka di Jalan Brai, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Sabtu 26 Maret 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Proses penggalian jenazah ASN Sikka yang meninggal dunia karena dugaan tindak pidana dilakukan aparat Polres Sikka dan Polda NTT dalam rangka proses hukum.

Yang mana kasus ini dalam penanganan aparat Polres Sikka dan hingga belum dinyatakan P21 untuk lengkapi berkas perkaranya.

Data dari lokasi pengalian jenazah ASN Sikka di Jalan Brai, Kelurahan Waioti, Kota Maumere, Sabtu, 26 Maret 2022 siang menjelaskan, penggalian ini dihadiri keluarga korban dan warga serta penyidik.

Baca juga: BREAKING NEWS : Polisi Bongkar Kubur Jenazah ASN di Maumere Sikka

 

Jenazah korban dimakamkan di sampingnya di Jalan Brai.
Saat ini, proses penggalian sedang berlangsung dan dijaga aparat Polres Sikka.

Untuk diketahui, aparat Penyidik P0lres Sikka dan Tim Forensik Polda NTT membongkar jenasah ASN di Kabupaten Sikka yang diduga meninggal dunia karena dugaan tindak pidana penganiayaan berat.

Jenasah ASN Sikka yang digali di Jalan Brai, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka itu bernama Yohanes Viani Lidy (46).

Yang mana ASN di Kabupaten Sikka, Sabtu, 6 November 2021 diduga meninggal dunia karena karena dugaan tindak pidana.

Baca juga: Atlet Taekwondo Flores Timur Sabet Medali Emas di Kejuaraan Popda NTT 2022

Data dari lokasi pengalian jenasah di Jalan Brai, Kota Maumere, Sabtu, 26 Maret 2022 siang menjelaskan, k0asus penganiayaan yang menyebabkan kematian ASN di Sikka terjadi pada hari Sabtu tanggal 6 November 2021 sekira pukul 23.00 wita.

Dalam kasus itu, korban yang dianiaya adalah ASN yang tinggal di Jalan Teka Iku, Kelurahan Waioti, Kota Maumere. Dengan tersangka OYMB (36), warga Jalan Teka Iku, Kelurahan Waioti.

Di mana kronologis tewasnya ASN ini bermula pada hari Selasa tanggal 6 November 2021 sekitar pukul 23.00 wita bertempat di Jalan Brai sebelum kejadian korban datang dari Teka Iku menuju ke rumah tersangka dan ketika tiba dirumah ia dianiaya oleh pelaku.

Beberapa saat kemudian korban mengalami sesak napas hingga akhirnya meninggal dunia. Kasus tersebut dilaporkan di SPKT Polres Sikka pada tanggal 9 November 2021 dan telah dibuatkan laporan polisi.

Hingga kini jalannya proses pengalian masih dilakukan dan disaksikan keluarga serta warga. Proses pengalian dijaga ketat aparat Polres Sikka.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved