Berita Maumere

Cerita Napi Kasus Narkoba di Rutan Maumere, E : Saya Bersyukur

Tepatnya di salah satu wilayah pinggiran pantai di Kota Maumere, E tertangkap karena dugaan penyalahgunaan Narkoba jenis sabu-sabu.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / NOFRI FUKA
TUAN MAUMERE - Rumah tahanan Kelas IIB Maumere, terletak di Kelurahan Kota baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Jumat 8 April 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka

TRIBUFLORES.COM, MAUMERE - Bulan November tahun 2019 lalu, menjadi bulan yang tak bersemi bagi E yang saat itu tengah mengandung anak ketiganya.

Merantau jauh-jauh dari Makasar untuk mengais rejeki di Maumere, ternyata menjadi batu sandungan tersendiri bagi E.

Tepatnya di salah satu wilayah pinggiran pantai di Kota Maumere, E tertangkap karena dugaan penyalahgunaan Narkoba jenis sabu-sabu.

Baca juga: Hasil Survei SMRC Elektabilitas Prabowo Tertinggi Sebagai Capres 2024

 

"Apa mau dikata, saat itu saya tengah hamil, saat ditangkap. Waktu itu saya bersama dengan sahabat saya, sebelumnya saya diajak secara paksa untuk menemani dia ke tempat tersebut, awalnya saya nolak tapi karena desakan terus-menerus sayapun menemani dia. Saat itu saya juga lagi menggendong seorang anak kecil ketika ditangkap," ujar E saat ditemui TribunFlores.Com di Rutan Kelas II B Maumere, Jumat 8 April 2022.

E rupanya sangat menyayangkan kejadian itu sebab menurutnya, tak ada sebab yang jelas ia ditangkap dan dijebloskan ke penjara sedangkan temannya bebas hukuman.

"Hanya meskipun saya merasa dikhianati, saya tetap tegar, saya sadar bahwa ini adalah cobaan dari Tuhan, untuk membuat hidup saya lebih kuat, namanya hidup tak selamanya bahagia kok," ungkapnya.

Awal yang pedih, pada awal sebuah perjalanan hidup, masuk dalam dunia Rutan Kelas IIB Maumere setelah ditetapkan sebagai Napi.

E menceritakan, sungguh sulit menjalani kehidupan di penjara pada masa-masa awal penahanan.

Baca juga: 3 Anggota Polres Sikka Dapat Sanksi Gegara Ini

"Saya awal-awal itu susah sekali adaptasi dengan kehidupan di sini, saya sedih dan tertekan memikirkan anak-anak saya. Saya memikirkan bagaimana saya bertanggung jawab sebagai seorang ibu untuk mereka. Bayangkan saja saat masuk ke sini, berat badan saya kurang dari 30 Kg, padahal waktu itu saya sementara hamil seharusnya berat badan saya naikkan," tutur E.

Namun E sangat bersyukur, pelayanan yang ia peroleh selama selama kurang lebih 4 tahun belakangan ini sangat baik dan membuat ia begitu nyaman dengan situasi di Rutan Kelas IIB Maumere.

RUANG UKS - Inilah ruang UKS tempat para warga binaan pemasyarakatan berkonsultasi terkait kesehatan mereka, di Rutan Kelas IIB Maumere, di Kelurahan Kota baru, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Jumat 8 April 2022.
RUANG UKS - Inilah ruang UKS tempat para warga binaan pemasyarakatan berkonsultasi terkait kesehatan mereka, di Rutan Kelas IIB Maumere, di Kelurahan Kota baru, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Jumat 8 April 2022. (TRIBUNFLORES.COM / NOFRI FUKA)

"Saya bersyukur sekali di sini saya mendapatkan pelayanan yang baik dari pegawai di sini, dan akhirnya badan saya perlahan-lahan mulai bertambah karena pikiran saya lebih segar," kata E.

Selama ia dipenjara, ia mengikuti kegiatan di sana seperti biasa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved